SinjaiSulsel

Amatan Terkini “Sambar Wartawan” diduga Alami Indikasi Trauma

Sinjai, Target Tuntas – Berdasarkan informasi diterima Rabu (28/9/2021) redaksi media ini Satu orang wartawan Aktif dan gesit melakukan kerja kewartawanan di kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan diduga Alami Indikasi Trauma Pasca viral diberitakan beberapa jam lalu.(28/9/2021)

Syamsul Bahri (sambar ) wartawan ,di terangkan dalam berita diduga mendapatkan ancaman dari inisial A.IU melalui sambungan telepon genggam dan aplikasi WhatsApp.”(benarkah-Red?)

Sebelumnya sambar melalui media intelejen007.news melansir berita dari media online expostimur.com.

Kendati demikian berita ditayangkan,di dalam judul tertulis diantaranya ada Kata “Pereman Bersajam”

Dalam berita yang dilansir, jawaban Konfirmasi A.I kepada salah seorang wartawan expostimur sudah sangat jelas saat di tanya terkait dengan foto nya yang diduga menenteng benda menyerupai senjata tajam, dengan respon bijak , inisial A.I ,mengungkapkan bahwa itu hanya untuk berhibur diri.

Sambar mendadak mancing

“Di status WhatsApp itu Dinda,saya bilang sinjai aman -aman saja, kemudian ada yang ambil lalu posting di Facebook. Ungkapnya.

Lantas Benarkah Inisial A.I Melakukan pengancam (Mengapa-red)?

Pasalnya dari semua berita yang ditanyakan dengan judul “Nyawanya Terancam Laporkan, Sambar Saya Pikir-Pikir Dulu”

Meski ditayangkan secara resmi melalui media pers , namun tidak ditemukan adanya Ungkapan inisial A.I dalam bentuk komunikasi /konfirmasi wartawan dalam berita tersebut.

Amatan terkini ,cukup terbilang mengejutkan betapa tidak, sambar diduga alami trauma.

“Aneh tapi nyata penampakan sambar , terkini cukup terbilang mengejutkan diduga trauma “entahlah?. Apakah ada kaitannya dengan adanya dugaan pengancaman terhadap dirinya? Di status WhatsApp resminya fotoya aneh , kemudian di Facebook resminya turut pula ditemukan foto yang sama.

Sebelumnya siang kemarin (Selasa-Red)disadap media ini menyusul berita-berita yang di sajikan didalam grup lintas informasi NKRI dengan komentar sambar yang cukup mengejutkan pembaca.

Ditanggapi Salah satu admin grup kontak 08**87 diketahui secara pasti kontak WhatsApp tersebut merupakan kontak layanan informasi salah seorang wartawan.dengan komentar didalam grup ,sambar sedang kerasukan atau evek vaksin?

“Sedang Adongkoreng:(kerasukan) @sambar?
Atau evek vaksinasi sehingga mendekati logat bahasa caines?” Tulisnya dalam komentar.

Inisial A.I yang disebut-sebut oleh sambar diduga melakukan pengancaman terhadap dirinya, diduga spontanitas terbawa emosi ,lantas memberikan klarifikasi melalui orang terdekatnya menegaskan bahwa beliau merasa kurang dihargai.

“Assalamu Alaikum Dinda, Tabe Skefo Dinda yang buat A.I , spontan terbawa Emosi terkait Rilis yang dia angkat Sambar degan memuat foto’nya yang lagi pegang P* karena itu di ambil di Status WA.

Lanjut kata dia lebih detail” Itu foto selfie terus degan Iseng dia jadikan status di WA, hanya semata untuk berhibur diri yang kemudian Sambar diduga ambil trus dijadikan profil berita.

Namun terkait dugaan pengancam yang diutarakan Baik A.I maupun orang terdekatnya belum ada komentar.

Sementara sambar dikonfirmasi Rabu pagi (29/9/2021) adapun pertanyaan Konfirmasi wartawan:
Apakah sekarang keadaan saudara sambar sedang baik baik saja?

“Iya, namun kami ada rasa ngga nyaman, dan khawatir,jawab sambar. Dibalik itu kami pergi mancing ikan lanjutnya.

Lanjut ditanyakan Dilihat dari wujud saudara didalam foto tampak aneh tapi nyata Apakah ada kaitannya dengan adanya dugaan ancaman ?

Media menerima jawaban Konfirmasi : dengan singkat menyebutkan “Iya”. Adapun tujuan dirinya mendadak memancing ikan tak lain alasannya salah satu cara untuk menghilangkan efek trauma tersebut.ketus sambar mengakhiri

Terpisah ,mengaku prihatin atas wujud sambar dalam gambar yang agak terbilang aneh Supriadi Buraerah Admin Grup Lintas Informasi NKRI mengungkapkan kepada redaksi media ini Rabu pagi (29/9/2021) saya sangat perihatin, atas apa yang tampak aneh dengan diri sambar.

“Saya berharap kepada pihak terkait agar hal ini dipandang ketat , semoga ada perhatian agar kiranya dilakukan pemeriksaan mental,manakala dalam diri sambar ada kelainan kiranya pihak terkait dapat memberikan pelayanan prima atau sebutan lainnya di rawat secara intensif sebelum cacat psikologi.

Lanjut diungkapkan” Terkait pula bila mana sampai detik ini , kedua belah pihak (Sambar maupun A.I) belum menemukan titik terang (solusi) ada kalanya sebaiknya ada pihak-pihak yang menengahi dan memfasilitasi untuk memediasi sehingga apa yang dianggap keliru berbuntut dugaan pengancam yang diduga membuat sambar Alami Indikasi trauma dapat berbuah kedamaian , Lagian kabupaten Sinjai dengan sebutan Bumi Panrita, masih sangat kental pula dijuluki Sinjai Bersatu.pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut Nurzaman rasaq kepada wartawan sangat menyayangkan adanya dugaan pengancaman terhadap wartawan.

“Terkait dugaan pengancaman terhadap jurnalis di sinjai, tentu sangat disesali. Mengingat perilaku seperti itu telah mencederai kemerdekaan pers yang dijamin UUD 1945, Pasal 28. Terlebih tidak menghargai apa yg tertuang dalam UU No 40 thn 1999 Tentang Pers, Bab I, Pasal 1 ayat (11) dan ayat (12) tentang hak jawab dan hak koreksi,serta Pasal 4. Selain itu tentu pula akan berhadapan dengan hukum pidana tentang pengancaman, demikian jelas Nurzaman Razaq, mantan Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Sulsel Rabu siang pukul 13:17 waktu setempat (28/9/2021).

Sekedar kabar expostimur.com menyadap informasi beserta foto Inisial A.I melalui media Facebook lalu dikonfirmasi pihak bersangkutan.

Dalam Facebook tengah viral didalam grup suara masyarakat sinjai (SMS ) tertulis pula keterangan prittt Ada orang yang bawa p**** di rujab.(tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button