Berita UtamaWajo

8 Desa di Kec. Sabbangparu Tenggelam

TARGET TUNTAS, 28 Agustus 2021 Kabupaten Wajo di guyur hujan mulai malam sekitar pukul 00.30 Wita hingga pukul 04.30 sore dini hari, dan mengakibatkan Delapan desa di Kecamatan Sabbangparu tenggelam. Yakni, Desa Palimae, Desa Ugi, Desa Ujungpero, Desa Malluse Salo, Desa Salo Tengnga, Desa Bila, Desa Worong, Desa Liu.

Banjir yang tiba-tiba merendam desa diperkirakan akibat luapan air sungai Welannae dan juga beberapa aliran sungai dari daerah Kabupaten Soppeng yang menghubungkan beberapa desa di Kec. Sabbangparu sehingga air yang tidak dapat terbendung dan meluap, dan mengakibatkan delapan desa ini tenggelam. Dan ratusan lahan kebun dan sawah yang sudah ditanami juga ikut tenggelam. Sehingga kerugian warga di tapsirkan mencapai ratusan juta rupiah.

Seperti yang dijelaskan oleh Mantan kepala desa Palimae, Masse yang juga Ketua PMD Desa Palimae 29-08-2021 mengatakan kepada wartawan media ini, “Banjir dini hari yang menenggelamkan desa palimae, membuat ratusan lahan pertanian yang padinya sudah mulai berbuah serta pemukiman warga yang yangbjuga ikut terendam. Seperti, Lompo Juara 60 Hektar, Lompo Ale 70 Hektar, Lompo Binuang 70 Hektar, Lompo Ponri Julung 100 Hektar, dan Dusun Salo Tengnga 100 Hektar.
jadi jumlah lahan yang tenggelam di desa palimae mencapai 300. H (tiga ratus hektar)”, ujarnya.

Masih Pak Masse menambahkan, ” Banjir yang merendam pemukiman warga dan juga merendam beberapa sekolah, masjid, dan kantor desa serta balai desa, dan bahkan rumah kepala desa fitriani, S.Sos ikut terendam banjir”, jelasnya.

Yusuf warga dusun salo pokko desa Ugi mengatakan kepadada wartawan media ini, ” untuk tahun ini kami akan mengalami kerugian (gagal panen), karena di tahun ini kami berharap tidak ada banjir karena dari tahun ke tahun air pasang naik di bulan mei. Tapi kali ini air tiba-tiba meluap di tanggal 29 Agustus 2021 ini, dan saya perkirakan kerugian saya mencapai jutaan rupiah, begitu pun dengan warga yang ada di sekitar sini. Karena lahan yang sudah ditanami kini tenggelam akibat banjir”, keluhnya.

Melihat luapan air yang merendam beberapa pemukiman warga serta menenggelamkan lahan yang luasnya ratusan hektar sehingga ditapsirkan kerugian warga mencapai ratusan juta rupiah. Olehnya itu, diharapkan oleh pemerintah Kab. Wajo atau instansi terkait dapat memebatu masyarakat yang tertimpah musibah banjir ini. (Lap. Ai)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button