Wajo

Koprandak Fisik di Tahun 2022 Masih Butuh Bantuan Swadaya Masyarakat

TARGET TUNTAS, Koprandak fisik sesuai pelasanaan di tahun 2022 masih membutuhkan bantuan swadaya masyarakat. Pasalnya melihat stimasih anggaran dari pemerintah masih kurang, namun program ini harus tetap berjalan di tahun 2022 akan datang.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Andi Aso Ashari, ST. M.Si menjelaskan kepada media ini, ” Koprandak fisik sesuai pelaksanaan di tahun 2022, tidak ada lagi peningkatan rumah layak huni, akan tetapi yang ada pembangunan rumah layak huni”, jelasnya.

Andi Aso Ashari, ” Jadi untuk pelaksanaan awal di tahun 2022 nanti, kami sudah bermohon ke pemerintah 100 rumah yang akan di bangun di Kecamatan Tempe. Dan kami upayakan di tahun berikutnya semua kecamata yang ada di Kab. Wajo akan dapat. Dan stimasi anggaran per unitnya kami tapsirkan sekitar Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah) per unitnya karena rumah yang dibangun adalah bangunan 6×6 atau rumah type 3-6. Namun kemampuan pemerintah dalam hal ini sangat terbatas, yaitu Rp.20.000.000.000,- (Dua Puluh Milyar), jadi untuk mencapai stimasi anggaran yang kami suda tapsirkan dari 100 rumah yang akan di bangun masih kurang. Olehnya itu kami harap ada tambahan atau bantuan swadaya dari masyarakat, agar pembangunan 100 rumah layak huni ini bisa selesai 100%,” ujarnya.

Andi Aso Ashari, ” Setiap penerimah bantuan harus memenuhi syarat, yaitu melampirkan KK dan tanah atau rumah milik sendiri, ada pun yang numpang di tanah orang lain ia harus buat perjanjian agar bisa menempati lahan tersebut sampai sepuluh tahun lamanya dan sekurang-kurangnya lima tahun”, ungkapnya.

Masih Andi Aso Ashari menambahkan, “Ada pun harapan saya jika ada masyarakat yang belum memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan, kami harap ia bisa melengkapi administrasinya. Dan setelah sudah di bangunkan rumah layak huni, tentunya kami tidak mau melihat tempat itu kembali kumuh. Dan dengan adanya program kota tanpa kumuh ini, kami akan berkolaborasi dengan berbagai dinas. Seperti dinas Sosial yang bisa membantu mereka dengan pelatihan menjahit, dan tak lupa kami juga akan melibatkan dinas lingkungan hidup agar masyarakat bisa memanfaatkan sampah yang ada di sekitar. dan kita libatkan pula dinas kesehatan, agar masyarakat bisa menjaga kesehatan mereka biar tetap sehat”, pungkasnya. (Lap. Ai)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button