SorotSulsel

Kongkalikon Lelang Peroyek Aroma 20 persen Diujung Tanduk. Anca Mayor Tantang?

Sinjai, Sulsel ,_Target Tuntas.co.id-Kongkalikon seputar lelang proyek beraroma fee 20 persen,terkini ibarat diujung tanduk, Anca mayor tantang eks kepala ULP kabupaten Sinjai, hal ini terungkap (19/7).

Warga kabupaten Sinjai Sekaligus Aktivis Pemerhati sosial, Andi Darmawansyah atau biasa disapa Ancha Mayor ,kembali menyuarakan pendapat ataupun tantangan sekaligus kritik /Kritis terhadap kebijakan pemerintah kabupaten Sinjai yang mana menurutnya kongkalikon diduga terjadi di kantor unit layanan pengadaan ULP Sinjai.

Data diterimah Majalah Target Tuntas dan Online ,sejak bulan lalu,Bukti screenshot diduga Percakapan inisial H ,kepala kantor ULP sejak ia menjabat, Nampak nyata dalam percakapan tahun 2019 lalu, membahas seputar kongkalikon Fee 20 persen pada proses proyek pembangunan infrastruktur kala itu, “H” berkomunikasi dengan salah seorang berinisial M.

Bukan kali ini saja ,Anca Mayor “geram” atas kebijakan Oknum Pejabat di kabupaten Sinjai yang menurutnya Culas, meskipun dirinya telah dilaporkan ke pihak penegak hukum, pasca mengkritisi kebijakan Oknum eks kadis kesehatan dan Oknum Bupati.

Anca Mayor mengaku tak gentar, ia siap berbicara fakta sesuai apa yang di ketahuinya serta siap menerima konsukoensi atas tindakannya.

“Saya akan bongkar semuanya sesuai dengan apa yang saya ketahui, ujar Anca mayor, sambil menyebutkan seperti uang tunai Rp 20 juta rupiah yang di serahkan Oknum eks Dirut PDAM kabupaten Sinjai kepada oknum Sekertaris peribadi sekpri Bupati, di salah satu apartemen di kota Jakarta, data Informasi terkuak uang tersebut untuk oknum bupati, dan lalu beberapa pihak yang melaporkan ke KPK , termasuk Insfestorat kabupaten Sinjai turut disebutkan telah melaporkan ke KPK.

Tepat Senin malam 19/7 2021 melalui wawancara Awak media ,tak tanggung tanggung Anca Mayor Membidik Data Lelang tahun 2019 untuk pembuktian sembari menantang eks kepala ULP.

H. Ditantang untuk membuka data lelang sejak Tahun 2019 hingga Berakhir menjabat kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kabupaten Sinjai. Senin, jika tidak ditemukan kongkalikon Anca mayor siap menelan kertas .

Menurut Ancha Mayor selama H menjabat Kepala ULP Sinjai documen lelanh agar segera di buka untuk pembuktian fakta tentang percakapan tersebut.

” tantang buka bukaan document proses lelang sejak H menjabat sampai berakhir masa jabatannya” kata Anca mayor.

Lanjut kata dia” Didalam data lelang, jika tidak ditemukan kongkalikon yang berbuntut pada dugaan unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) saya siap makan kertas”.

“Apabila data sudah dibuka dan di periksa oleh pihak berwenang namun tidak ditemukan kongkalikon ataupun dugaan unsur KKN didalamnya saya siap makan kertas”ketusnya

H, yang di sebutkan eks Kepala kantor ULP, sekaligus Pejabat aktif /kadis di salah satu kantor OPD kabupaten Sinjai, Dikonfirmasi Target Tuntas sejak bulan lalu hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi via WhatsApp enggan direspon alias no comen(pesan terbaca-Red).

Ungkapan Anca mayor terkait uang tunai Rp 20 juta rupiah polemik peraktik culas Oknum di PDAM Sinjai belum lama ini, SR dan kuasa hukumnya membenarkan saat dikomfirmasi”

SR dan kuasa hukumnya Andi Salahuddin juga memberikan keterangan” pihak KPK belum melakukan pemanggilan atas laporan Inspekstorat dan atau laporan Penggiat anti korupsi.

“Terkait KPK belum ada panggilan hingga Terkini”

Meskipun duplikat foto screenshot yang diduga menyerupai Percakapan inisial H tanggal 18 September 2019 lalu,telah viral.belum ada sumber yang menjamin itu 100 persen percakapan H eks kepala ULP.

“H saat dikonfirmasi enggang memberikan jawaban”.

Kendati demikian Anca menantang untuk membuka data lelang sejak tahun 2019

Sampai berita ini diterbitkan sejumlah pihak masih berusaha dikonfirmasi.

Penulis: Supriadi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button