DaerahSorot

REI Associates Law Office: Tangkap Penghina Wartawan Dan LSM

Target Tuntas.co.id,_Tim Kuasa Hukum Zonamerah Group REI Associates Law Office desak Polres Maros Tangkap Bos Tambang ‘Ilegal’.(3/7/2021)

Diketahui Bos Tambang ilegal inisial F diduga telah menghina dan mengancam wartawan zona merah dan LSM.

Polisi diminta segera menangkap pelaku yang melakukan penghinaan dan pengancaman terhadap Wartawan dan LSM.

“Kita mohon kepada pihak kepolisian untuk kasus ini menjadi prioritas, segera ditangkap pelaku dan di proses secara hukum,” katanya. Melalui liris tertulisnya yang diterima media ini

Pihaknya sudah membuat laporan resmi ke Polres Maros terkait kasus itu. Laporan itu bernomor. B/1028 Res.1.14/VI/2021/Reskrim.

Direktur REI Associates Law Office Ronal Efendi mengatakan kasus penghinaan ini akan dikawal sampai ke proses persidangan

Bahkan saat ini kami dan tim sudah mengumpulkan bukti-bukti kasus ini

“Kami sudah mengantongi bukti-bukti Chat Via WhatsApp Bos Tambang ilegal di Maros termasuk rekaman video yang menyebut wartawan Zonamerah gadungan” ujar Ronal Efendi kepada awak media, Selasa (2/7/2021)

Lawyer yang dua kali menerima penghargaan Awards Pro Bono Championship 2020-2021 ini menegaskan, kerja-kerja jurnalis tidak bisa dihambat apalagi sampai menghinanya

“Jadi wartawan sudah jelas dilindungi Undang-undang Pers, kalau semua wartawan menulis berita lalu dihina dan diancam. Ya gak bakal ada yang ingin jadi wartawan” ucap Ronal

Merujuk pada undang-undang Pers no 40 tahun 1999, Pasal 4 UU Pers mengatur bahwa pers nasional berhak mencari, memperoleh, mengolah, dan menyebarluaskan informasi.

Sementara pasal 18 mengatur bahwa setiap orang yang menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik akan diancam pidana maksimal dua tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 310 ayat (1) KUHP. Ancaman pidananya maksimal sembilan bulan dan pada ayat (2) ancaman pidananya maksimal satu tahun empat bulan.

“Untuk fitnah, diatur pada Pasal 311 KUHP dengan ancaman penjara maksimal empat tahun,” pungkasnya.

Sementara Ismar mengatakan bahwa merujuk ke Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 menegaskan semua warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum.

Makna equality before the law ditemukan di hampir semua konstitusi negara.

Inilah norma yang melindungi hak asasi warga negara.

Kesamaan di hadapan hukum berarti setiap warga negara harus diperlakukan adil oleh aparat penegak hukum dan pemerintah.

“Saya berharap pelaporan kami d tindak lanjuti dan tidak tebang pilih siapapun itu kalau bersalah proses sesuai hukum yang berlaku” Tuturnya.

Terpisah, kapolres Maros saat di hubungi mengatakan

“silahkan konfirmasi ke kasat reskrimnya pak” singkatnya melalui WhatsApp

Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson Mengatakan

“langsung saja ke kantor. Temui saya atau penyidik nya”tulisnya singkat.

Sumber :SEKAT RI

Editor SuBur

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button