Berita UtamaSinjai

Kiprah Dan Perjuangan Ir.Abd Rajab Kades Talle “Berhasil” Cerdaskan Tokoh mudah

“Jika suatu wilayah dipimpin oleh sosok sederhana dan cerdas , berilmu pengetahuan serta ,Arif dan bijak.meski terdapat ribuan penghambat Pembangunan. Tidak menuntut kemungkinan dapat dirubah menjadi inspirasi manakala itu terjadi pastinya ada campur tangan Tuhan yang maha kuasa”

Editor Admin.
Target Tuntas.co.id ,_Talle,Sinjai-Selain Sebutan ujung tombak Pembangunan. Pemerintah Desa juga sering dinobatkan salah satu terminal Lembaga Pemerintah yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Wilayah Pemerintahan desa banyak di jumpai lingkup plosok (pedalaman )

Dalam roda pemerintahan Desa banyak dibantu dari berbagai mitra kerja seperti Badan Permusyawaratan Desa( BPD ),TNI-POLRI dan istansi terkait .

Serta Peran bantu , aparatur desa, perangkat desa, pemangku adat dan para tokoh agama dan masyarakat umum .

Dalam memajukan dan membangun suatu wilayah pedesaan ditunjang dari kerja sama, satu sama lain, giat yang sering kali dilaksanakan secara rutin tak lain adalah gotong royong dan tenggang rasa atau sebutan lainnya kearifan lokal.

Gotong royong dan tenggang rasa selain untuk kemajuan wilaya juga berfungsi sebagai jembatan mengeratkan tali silaturahmi, antar sesama elemen masyarakat.

Gotong royong terkadang di komandoi oleh satuan TNI dan polri (Babinsa dan Babinkantibmas),dalam Sinergitas pengabdian kepada negara demi mensejahterakan masyarakat.

Dapat pula ditemukan Keseruan didalam giat kearifan lokal yang disebut gotong royong dan tenggang rasa, menyimpan berbagai kesan dan pesan moral, akan pentingnya rasa saling menghargai, saling peduli antar sesama manusia dan pentingnya peduli terhadap lingkungan.

Terkuhus di Desa talle, kecamatan sinjai selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, wilayah yang di akui secara resmi dipimpin oleh Ir.abd rajab sejak 5 tahun terakhir.

Dalam kipranya memimpin wilayah Talle cukup mencerdaskan tokoh mudah, selain itu gotong royong masih terbilang cukup kental.

Seperti Belum lama ini, Pemerintah Desa Talle bersama kepala Dusun dan Ketua RT serta sejumlah warga setempat berbondong bondong melangsungkan kegiatan yang disebut gotong royong tepatnya di dusun Gareccing. kurang lebih 50 orang warga setempat dalam giat tersebut.

Sumber Warga-red yang ada dilokasi di ungkapkan kepada media giat tersebut bagian dari Salah satu upaya cara cerdar kades Talle dalam pembenahan alternatif akses jalan secara sederhana.

Bentuk kepedulian terhadap Rakyatnya di tengah situasi pademik Covid-19 kades Talle terjun langsung seiring memantau warga yang baru tiba dari luar kota sembari melakukan sosialisasi himbaun dan penyemprotan disinfektan disetiap tempat umum.

Selain itu tercatat kurang lebih sebanyak 1.400 rumah penduduk yang secara serentak berhasil sterilis melalui giat penyemprotan disinfektan (penangkal covid-19).

Meski memakan waktu kurang lebih satu Minggu, alhasil 1.400 rumah warga meliputi 8 Dusun rampung steril dan Berjalan Lancar.

Warga masyarakat pada umumnya mengapresiasi langkah jitu yang diterapkan oleh pemerintah desa Talle.

Dominan diantaranya menaruh harapan terhadap perhatian pemerintah Desa Berbuntut pajang.

Sejumlah elemen masyarakat sangat bersyukur adanya program tangkal covid-19 (penyemprotan disinfektan) apalagi dengan hadirnya secara langsung kades Talle memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga diri agar terbebas dari jangkitan corona virus (covid-19 yang mematikan itu).

Berhasilnya kala itu, tak ada kabar warga talle terpapar covid 19, yang artinya program tersebut terbilang sangat efektif dan tepat.ungkap tokoh mudah yang kini sedang di Jakarta.(30/6) pekan kemarin.

Lanjut kata dia,Perjuangan Ir abd Rajab kades Talle, memimpin wilayah sedikitnya terdapat kurang lebih sekitar 5.800 jiwa yang meliputi 8 Dusun namun mampu mengendalikan roda pemerintahan di era globalisasi digital 4.0/5.0 ini.

Pria yang di kenal Arif dan bijak, sosok karismatik, dalam perjalanan terhitung waktu kurang lebih 5 tahun memimpin wilayah talle, mampu menebas berbagai macam hambatan Pembangunan tanpa menodai proses dan prosedur tata kelola pemerintahan dan pengelolaan anggaran baik yang bersumber dari APBN Dana Desa maupun yang bersumber dari APBN yang di salurkan melalui pemerintah kabupaten seperti halnya Anggaran APBN untuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan.

Berkat kelihaiannya dalam memimpin warganya, Pria yang berciri khas rambut memutih(Kakek muda-red) gencar melakukan sosialisasi edukasi kepada warganya, dapat dilihat dan dirasakan keamanan lingkungan di desa talle terbilang cukup aman, keriminalisi , pemerkosaan dan lainnya tak satupun berkembang memanjang didalam desa Talle.

Hal ini menandakan bahwa aktifnya Pemerintahaan dalam mengedukasi masyarakat,akan pentingnya menghindari hal hal yang dapat merugikan diri dan orang lain resep ini lah yang diterapkan kades Talle dalam memimpin keseharian wargaya.

Selain gencer bersosialisasi, fasilitas keamanan lingkungan Akti di tingkatkan seperti pada tahun 2020, untuk memulihkan semangat tokoh muda dalam menciptakan keamanan lingkungan satu unit pos kamling tepatnya di dusun jekka di danai oleh pemerintah desa (di rehab ringan) meskipun tidak masuk dalam perencanaan APBDesa namun pihaknya mendukung langkah tokoh mudah dalam penertiban keamanan lingkungan, selain itu BABINSA dan Babinkantibmas aktif Menyikapi pencegahan dini terhadap pemicu kegaduhan, dan memberikan motivasi kepada warga binaan .

Dalam giat rehab ringan fasilitas keamanan ,Kala itu tokoh muda dikomandoi oleh Awaluddin pelajar mahasiswa universitas Makassar, hingga kini manfaat fasilitas tersebut dirasakan Bersama.

Sementara untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan wilayah Desa Talle turut tersentuh Anggaran APBN yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab) sinjai.

Tak terbantahkan, kegiatan peningkatan infrastruktur jalan dan satu jembatan kini telah rampung, dan hadir untuk memudahkan akses transportasi Roda Dua maupun Roda empat .

Peningkatan jalan hotmix dan Satu unit jembatan yang menghubungkan antara wilayah Desa Talle dengan desa Gareccing menuju pusat kota kecamatan Sinjai Selatan kini dinikmati warga pengguna jalan Secara meluas.

Kendati demikian untuk pengelolaan Anggaran Dana Desa DD APBN yang dikelola oleh pemerintah Desa talle secara terbuka dan transparan.

Dari jumlah 8 Dusun di wilayah itu, Mendapatkan pembangunan secara merata. Kurang lebih sekitar 40 kilometer infrastuktur jalan di lokasi terpisah.giat pembangunan diantaranya pembukaan jalan usaha tani, rabat beton, pemadatan jalan antara pemukiman, dan termasuk pengadaan Tempat pemakaman umum turut tersedia sejak awal tahun kemarin.

Sedangkan anggaran Dana Desa DD Terkhusus yang dikelola Badan Usaha milik Desa Bumdes, kades Talle selaku komisaris selalu gliat memberikan pandangan dan pendampingan kepada ketua Bumdes serta seluruh anggota pengurus Bumdes responsif dalam mengembang Amanah,pihaknya selalu mampu menebas indikasi keterpurukan di bidang usaha yang dikelola oleh Bumdes.
Semuanya itu bermuara pada kesejahteraan masyarakat.hal ini diungkapkan kades Talle saat dijumpai di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dibalik program tangkal covid-19 penyemprotan 1.400 rumah warga. Rupanya Pademik Covid-19 yang melanda dunia secara global, termasuk Indonesia,turut mempengaruhi daya ekonomi secara langsung.

Pemerintah tidak tinggal diam, dalam menyikapi hal tersebut , maka ,program penanggulangan bencana non alam covid-19, terstruktur melalui intruksi pusat , Provinsi, kabupaten, hingga plosok Desa.

Program tersebut termasuk berhasil di Sukseskan oleh desa talle, seperti pengadaan posko, pengadaan rumah isolasi mandiri, Pembagian masker , himbauan dan sosialisasi ,serta tak kalah penting di pemulihan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan langsung tunai BLT DD.tercatat ratusan jumlah kepala keluarga KK yang menerima BLT DD sejak 2020 lalu,.

Setiap kali penyaluaran turut Andil Pihak TNI dan polri dalam memantau dan memastikan lancarnya proses penerimaan BLT DD. Baik yang disalurkan bertempat di aula Kantor Desa maupun yang di salurkan secara door to door.(Rumah ke Rumah).

Kedisiplinan dan keterbukaan dalam mengelola anggaran Negara, kades talle Ir.abd Rajab sangat disiplin dan terbuka, Terbukti semua mitra kerja dilibatkan baik polri maupun TNI serta dinas terkait dan masyarakat.

Sosok Ir abd Rajab kades Talle, terbilang jeli menebas isu miring.terbukti kala ia,mendapatkan masukan saran dan kritikan baik yang berbentuk kritis maupun isu miring, pihaknya selalu membuka ruang dan selalu menanggapj dengan bijak.

Tak pernah kandas berdiam lama ,apalagi sampai berbuntut pada kesalahan pahaman.

Satu contoh kongkrit sekitar peristiwa bulan Apri 2020 sejumlah tokoh mudah mengkritik bahkan tak tanggung tanggung tokoh muda melakukan aksi mancing dan aksi tanam pohon pisang ditengah jalan poros dada mata matae Dusun Gareccing.

Akibat insiden tersebut Isu miring berdatangan dari berbagai arah memicu sehingga hal tersebut dilakukan oleh tokoh mudah secara berulang.

Meski dengan alasan semata karena mengharapkan perbaikan jalan, sesuai harapan warga setempat.

Ir.abd Rajab yang sangat memahami peran fungsi proritas pemerintahan Desa, yang terdiri dari empat , peran fungsi Pembangunan, Pemberdayaan pelayanan, dan fungsi responsif pembinaan.

Kendati demikian,apa yang dikeluhkan oleh warganya ditanggapi dengan serius dan bijak.

Mengingat sejak itu telah hadir wabah covid-19 melanda dunia secara global, turut menjadi ancaman keselamatan jiwa.

Akibatnya Peroses perencanaan yang tadinya di ketahui oleh masyarakat terpaksa sebatas tahap peroses, jalan poros dada mata matae di kabarkan belum dapat di pastikan dikerjakan tahun 2020. Puluhan persen Anggaran resmi diumumkan pemerintah di alihkan untuk penanganan covid-19 demi keselamatan bersama.

Dari rangkaian tersebut dijelaskan oleh Ir.abd Rajab,Secara langsung kepada warga

Sejumlah tokoh muda dapat diredam ambisinya,bahkan dari peristiwa itu kedua pihak menjadikan insiden tersebut, suatu pelajaran berharga, (memetik manfaat dari sisi positif).

Sebelumnya Pertemuan di langsungkan antara pemerintah Desa dan tokoh muda ,berkat bantuan kepala Dusun dan ketua RT pada akhirnya berujung pada kesepahaman.

“Sejumlah tokoh muda meminta agar poros dada mata matae dapat dikerjakan secepatnya. jika tak dapat dianggarkan oleh pemkab sinjai.maka di anggarkan melalui dana desa, sementara status jalan tersebut merupakan kewanangan pemerintah kabupaten pemkap sinjai”.

Sementara Anggaran Dana Desa DD kala itu sempat terbagi atas beberapa bagian pengalokasian termasuk yang di alokasikan untuk perogram desa tanggap covid-19.

Mengetahui hal tersebut, tokoh mudah akhirnya memahami bahwa tidak semua yang ada didalam suatu wilayah Desa merupakan kewenangan pemerintah desa, tidak serta merta pemerintah desa mengambil keputusan sepihak meskipun kepala Desa merupakan KPA kuasa Pengguna Anggaran) APBN Dana Desa.
Lebih lagi poros Dada mata matae merupakan kewenangan pemerintah kabupaten Sinjai.

Lagian didepan mata satu paket item peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Desa talle turut tersentuh ditempat terpisah.

Mendengar dan memaknai penjelasan Ir.abd Rajab senada dengan hal diatas

Olehnya itu disepakati aksi mancing dan tanam pohon tidak lagi dilakukan sebagai protes maupun keritikan terhadap pemerintah Desa melainkan saling mendukung dalam setiap perogram dengan tetap mengacu pada Peroses dan tata kelola pemerintahan antara pemerintah pusat, kabupaten dan Desa.
Serta saling mendoakan.

Penulis: Supriadi Buraerah(SuBur).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button