Papua

Oknum Mantan Bupati Ditetapkan Jadi Tersangka. Berikut info lengkapnya.

Foto ilustrasi

Papua,_Target Tuntas.Oknum mantan pejabat level bupati ditetapkan jadi tersangka dugaan kasus pengelapan. Informasi dihimimpun Majalah Target Tuntas dan online Selasa malam(29/6)

Kepolisian Republik Indonesia Resor Keerom telah menetapkan Mantan Bupati Keerom berinisial MM sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dalam jabatan.

Penetapan tersangka dilakukan pada tanggal 25 Juni 2021 pekan kemarin.

MM ditetapkan jadi tersangka Berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : S.TAP / 08 / VI / 2021 / Reskrim.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menjelaskan bahwa terungkapnya kasus penggelapan aset pemerintah kabuaten Keerom oleh MM terungkap saat Sekda Kabupaten Keerom membuat laporan Polisi terkait hilangnya beberapa barang di rumah dinas Bupati.

“Awalnya itu kasubag rumah tangga saudara APR melaporkan kepada kabid aset pemkab Keerom saudara RR, bahwa barang-barang inventaris yang ada di dalam rumah jabatan bupati sudah tidak ada semua atau kosong, “Ungkap Kombes Kamal, Selasa (29/06/21).

Lalu oleh Kasubag Rumah tangga melapor kepada Sekda Kabupaten Keerom dan pak sekda datang ke polres keerom untuk buat laporan polisi.

“Setelah mendapat laporan, satuan reskrim Polres Keerom didampingi kasubag rumah tangga (APR) mendatangi rumah MM di samping pompa bensin arso 2 kampung Yuwanain untuk mengecek barang-barangyang hilang di rumah dinas Bupati, “Jelas Kamal.

Berdasarkan data dari Kasubag rumah tangga, polisi lalu mengamankan beberapa barang bukti yang di gelapkan MM dari rumah dinas Bupati.

“Barang bukti yang diamankan lumayan banyak, mulai dari Penanak nasi (reskuker), mesin cuci, AC, meja makan, kursi sofa, lospeker, pelaratan karoke hingga Mobil jenis Truk box merk mitsubishi canter berwarna kuning dengan Nopol PA 8942 AH, “Beber Kabid.

Keterangan Kabid humas dalam kasus ini pihaknya telah memeriksa 12 orang saksi termasuk 1 saksi ahli dari Kemendagri Republik Indonesia.

“Setelah cukup bukti saudara MM pada senin, 28 juni kemaren sudah kita amankan dan saat ini kita tahan di Rutan Polres Keerom, “Tukas Kamal.

“Inspektorat Kabupaten Keerom telah melakukan penghitungan nilai susut barang inventaris dari Rp. 1.140.964.000 menjadi Rp. 421.178.000,- dan atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Primer Pasal 374 Subsider Pasal 372 KUHPidana, “Pungkas Kombes AM Kamal, sembari menyebut bila MM pernah menjabat sebagai Bupati Keerom periode 2018-2020.kuncinya(TIM)

Editor SuBur

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button