Sorot

REI Associates Law Office akan Penjarakan Bos Tambang Ilegal di Maros

Makassar,_Target Tuntas.co.id-Diskriminasi ,intervensi,hinaan, bahkan tindakan kekerasan,hal ini acap kali di rasakan oleh pengembang perofesi sebagai Wartawan/jurnalis.Padahal fungsi pers (Wartawan/jurnalis) merupakan bagian 4 pilar Demokrasi yang dituntun dan dilindungi oleh undang-undang.

Di Sulawesi Selatan, belum lama ini salah seorang wartawan kerap mendapat ancaman dari oknum nakal, serta hinaan.

“Tak ada toleransi bagi oknum penghina perofesi pers” ungkap sumber dari berbagai kalangan

Informasi di rangkum Target Tuntas online dan cetak melalui humas SEKAT RI Selasa 29/6 /2021.

Tim Kuasa Hukum Zonamerah Group REI Associates Law Office akan mendampingi Kepala Biro Wartawan Zonamerahnews.com, Muh Darwis terkait kasus penghinaan yang dilakukan Bos Tambang ilegal di Kabupaten Maros

Direktur REI Associates Law Office Ronal Efendi mengatakan kasus penghinaan ini akan dikawal sampai ke proses persidangan

Bahkan saat ini kami dan tim sudah mengumpulkan bukti-bukti kasus ini

“Kami sudah mengantongi bukti-bukti Chat Via WhatsApp Bos Tambang ilegal di Maros termasuk rekaman video yang menyebut wartawan Zonamerah gadungan” ujar Ronal Efendi kepada awak media, Selasa (29/6/2021)

Lawyer yang dua kali menerima penghargaan Awards Pro Bono Championship 2020-2021 ini menengaskan, kerja-kerja jurnalis tidak bisa dihambat apalagi sampai menghinanya

“Jadi wartawan sudah jelas dilindungi Undang-undang Pers, kalau semua wartawan menulis berita lalu dihina dan diancam. Ya gak bakal ada yang ingin jadi wartawan” ucap Ronal

Merujuk pada undang-undang Pers no 40 tahun 1999, Pasal 4 UU Pers mengatur bahwa pers nasional berhak mencari, memperoleh, mengolah, dan menyebarluaskan informasi.

Sementara pasal 18 mengatur bahwa setiap orang yang menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik akan diancam pidana maksimal dua tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 310 ayat (1) KUHP. Ancaman pidananya maksimal sembilan bulan dan pada ayat (2) ancaman pidananya maksimal satu tahun empat bulan.

“Untuk fitnah, diatur pada Pasal 311 KUHP dengan ancaman penjara maksimal empat tahun,” pungkasnya

Diberitakan sebelumnya, kasus ini berawal ketika seorang wartawan bernama Muh Darwis melakukan kegiatan jurnalistik di lapangan dan menemukan adanya kegiatan Tambang galian C ‘Ilegal’.

Aktivitas tambang tersebut beroperasi di jalan poros Bosowa, Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.

Dikutip dari zonamerahnews.com, aktivitas tambang diduga milik inisial F (49) yang menggunakan alat berat tersebut diduga tidak memiliki izin atau ilegal.

Hal itu di kuatkan dengan hasil konfirmasi awak media kepada DLH Maros, Cabang Dinas ESDM Provensi Sulsel dan Kepala desa Baruga yang mengatakan tidak pernah mengeluarkan IUP atau rekomendasi di kawasan itu.

Atas karya jurnalistik dan pemberitaan terkait tambang yang diduga ilegal tersebut. Darwis mengatakan bahwa dirinya tidak sengaja bertemu dengan Bos Tambang itu di dinas perhubungan Kabupaten Maros.

Saat itu ada pertemuan. Saat dikonfirmasi Inisial F (49) malah mengucapkan kata yang bernada hinaan dan ancaman.

“Sudah lama kucari, Wartawan Gadungan” ucap Darwis menirukan perkataan F, Jumat (25/6/2021)

Tak hanya itu, di WhatsApp F saat dikirimkan berupa link berita dia mengatakan bahwa pemberitaan tambang ilegal itu sama sekali tidak laku dan tidak dibutuhkan

“Tidak butuh ja berita mu tidak laku Berita tidak di belikan Pak Buka,”

” Tidak Gentar, Karna ilegal itu sudah lama menambang tidak memiliki IUP hati hati saja,”

“Mungkin anda baru di Maros gunung hampir berita mu berita hoax ji”

“Justru media mu Ilegal, hati hati UU ITE, nanti saya tuntut perdata dan pidana” singkatnya melalui WhatsApp

Atas kata kata ancaman dari inisial F tersebut, Darwis akan mengadukan hal ini ke Polda Sulsel dan Polres Maros agar di tindak lanjuti serta mendapat perlindungan dari aparat penegak hukum.

“Dalam waktu dekat kami laporkan terkait penghinaan dan ancaman tersebut ke pihak penegak hukum, kami kasih waktu 3x 24 jam” kata Muh Darwis

Humas Sekat RI

Editor SuBur

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button