DaerahHukum

Korban Babak Belur Dan Gigi Rontok,Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Foto hanya pemanis (ilustrasi)
editor SuBur

Target Tuntas.co.id,_Tonjokan keras Berulangkali mengakibatkan ,Luka Babak Belur Dan Gigi Rontok. Tak ada asap ketika tak ada api, begitulah sederhana , perumpamaan pemicu kejadian tersebut, namun apapun itu jika Terkait tindak kekerasan, pastinya sanksi hukum tak tinggal diam.Berpikir sebelum bertindak apa lagi kita semua sedang dihadapkan dengan momok yang luar biasa bencana non alam covid-19. Ungkap sumber dari berbagai kalangan.

Jangan sampai dialami, kejadian serupa seperti Informasi yang dihimpun wartawan majalah dan Online Target Tuntas Sabtu 26/6/2021 akibat pengaruh minuman keras pertikaian Berbuntut penganiaya hingga berujung ke jeruji besi.

Secara visual di Bandung, Aksi premanisme di duga dilakukan oleh salah satu kepala Desa Kuwu, Majalengka, Jawa Barat. Bukannya mengayomi masyarakat ,kepala desa Inisial ES malah melakukan tindakan kurang terpuji terhadap warga inisial US warga Kota Tasikmalaya pada 5 Juni 2021 lalu.

Akibat perbuatannya, kini Oknum di salah satu desa di Kecamatan Cikijing berinisial ES itu, terancam mendekam di tahanan maksimal selama 5 (Lima) tahun enam bulan penjara.sementara korban dikabarkan mengalami perawatan setelah giginya diketahui Rontok akibat tonjolan terduga pelaku.

Kapolres Majalengka Polda Jabar, AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka Polda Jabar, AKP Siswo De Cuellar Tarigan menegaskan, peristiwa penganiyaaan yang melibatkan kades Kuwu terhadap warga Tasik itu berawal saat terjadi pertikaian di jalan tepatnya Desa Kencana, Kecamatan Cikijing.

“Dari pertikaian itu, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul. Korban sendiri, yang saat itu mengendarai mobil bermaksud berkunjung ke rumah sahabatnya di Desa Kancana, Kecamatan Cikijing,” jelasnya, kepada wartawan.

Kasat Reskrim menambahkan, pelaku lalu memberhentikan mobil korban. “Setelah mobil korban berhenti, pelaku sempat menanyakan tujuan korban, yang dijawab korban akan berkunjung ke sahabatnya, H. OP di Desa Kencana itu.

Tiba-tiba tanpa alasan, ES langsung melakukan pemukulan ke bagian wajah korban dengan menggunakan kepalan tangan sebanyak 3 kali,”kata Kasat Reskrim.

Beruntung, korban berhasil melarikan diri dan langsung menuju rumah sahabatnya. “Namun, ES tetap melakukan pengejaran hingga ke rumah H. OP dan kembali melakukan penganiayaan. Di TKP, ES dibantu temannya dengan inisial UN, warga Desa Cipulus, Kecamatan Cikijing”.

Lanjut kata AKP Siswo,Di rumah H. OP, ES kembali melakukan penganiayaan dengan cara membanting sampai tersungkur sebanyak 2 kali dan menendang bagian wajah sebanyak 2 kali. “Pelaku lainya yaitu inisial UN ikut melakukan pemukulan sebanyak 2 kali menggunakan kepalan tangan kananya ke bagian wajah korban.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah. “Korban juga mengalami luka gores dan gigi seri terlepas alias Rontok.

Pelaku diamankan pada 17 Juni 2021 Dari hasil pemeriksaan petugas pada Kamis pekan kemarin, pelaku mengaku melakukan secara spontanitas, dikarenakan awalnya ada pertikaian ketika berpapasan di jalan,” terangnya.

Saat kejadian, para pelaku juga diketahui di bawah pengaruh minuman keras (Miras), berbarengan dengan adanya hiburan Organ Tunggal dalam hajatan di Desa Kancana.

Motif penganiayaan dipicu karena hawa minuman keras, hingga akhirnya korban mengalami luka babak belur dan,gigi rontok, sementara pelaku terpaksa berurusan dengan pihak penegak Hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“kini Para pelaku diamankan di Polres Majalengka Polda Jabar. Kendati demikian para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara,” pungkas Siswo(*/TT)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button