Politik

Memanas, Musda Partai Golkar , di Sinjai Berselimut Protes .Ada Apa?

Target Tuntas.co.id,_Menegangkan Kisruh pelaksanaan Musda Partai Golkar Kabupaten Sinjai, Sulsel, kian memanas.

Informasi di Himpun Target Tuntas TT online dan cetak ,Jumat malam,(25/6) dikabarkan.

Sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kabupaten Sinjai, yang tergabung dari PK Sinjai Barat, Pulau Sembilan, Sinjai Borong, Bulupoddo, dan Sinjai Timur, dan beberapa organisasi sayap Partai Golkar, kembali mendatangi Kantor Sekretariat Partai Golkar Sinjai, melalui aksi, jumat (25/6/2021)

Kedatangan mereka dengan jumlah massa lebih banyak itu tidak lain menyampaikan protes dan penolakan pelaksanaan Musda Partai Golkar Kabupaten Sinjai yang rencananya di gelar minggu (27/6/2021) lusa.

Ketua PK Partai Golkar Pulau Sembilan, Hj. Fitrawati, dalam kesempatan itu, bersama para ketua Kecamatan Partai Golkar lainnya dengan tegas menyampaikan menolak pelaksanaan Musda yang dilakukan berdasarkan hasil pendaftaran calon pada tanggal 21-22 juni 2021oleh Plt. Ketua Golkar Nasran Mone tersebut.

“Kami tegas menolak karena proses pendaftaran yang telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 9 sampai 19 maret 2021 telah ditindak lanjuti dengan Fit Propert Test / Wawancara calon oleh Golkar Provinsi pada 9 April 2021 lalu. Karena itu harus dianggap sah dan tidak boleh dibatalkan secara sepihak karena telah merugikan banyak pihak lainnya, utamanya calon yang telah mengikuti proses pendaftaran Sebelumnya,” katanya.

Selain itu, mereka para PK Kecamatan ini juga menolak penggantian Pimpinan Kecamatan dengan alasan apapun karena sesungguhnya masa tugas para pimpinan PK ini telah diperpanjang oleh pimpinan Partai Golkar Sinjai Sebelumnya (Iskandar Lathief red) sejak tanggal 5 maret 2021 sampai dengan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan di Wilayah masing – masing yang dilakukan setelah pelaksanaan Musda Partai Golkar tingkat Kabupaten Sinjai.

“Olehnya itu Kami mendesak Pimpinan Partai Golkar Sinjai untuk melakukan Rapat Pleno diperluas dengan melibatkan Para Pimpinan Kecamatan berdasarkan SK tanggal 5 Maret 2021 untuk membicarakan rencana pelaksanaan Musda khususnya menyangkut peserta Musda yang sah agar tidak terjadi kegaduhan yang kontraproduktif di dalam Forum Musda,” tegasnya.

Pihaknya juga menolak Surat Keputusan DPD I Partai Golkar Sulsel Nomor : KEP-022/DPD-I/PG/V/2021 tanggal 31 Mei 2021 tentang pengesahan Komposisi dan Personalia Pelaksana Tugas Pengurus DPD Partai Golkar Sinjai tahun 2021, karena diduga dengan sengaja telah melakukan kebohongan / manipulasi data / pemalsuan / tindakan melanggar hukum dengan mencamtumkan konsideran SK tersebut khususnya di Diktum Memperhatikan Poin 2 yang menyebutkan bahwa Keputusan tersebut diambil dengan memperhatikan Hasil Rapat Pleno Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sinjai tanggal 26 Mei 2021 di Kantor DPD Partai Golkar Sinjai.

“Padahal setelah kami telusuri ternyata di tanggal tersebut tidak pernah dilakukan Rapat Pleno yang dimaksud, karena itu SK Golkar Provinsi tersebut Harus Batal Demi Hukum,” beber Fitrawati

Senada dengan itu, Sekretaris Pimpinan Kecamatan Bulupoddo, Erni Martina Dottoro dalam orasinya menegaskan, Musda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakoni oleh Ketua DPD Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

Golkar Sulsel ingin mendorong Andi Kartini Ottong sebagai Ketua Golkar Sinjai. Namun, pada proses penjaringan calon ketua yang dilakukan oleh Plt Ketua Golkar Sinjai, Andi Iskandar Zulkarnaen, Andi Kartini belum mendapat dukungan 30 persen untuk maju sebagai calon.

Sehingga, Golkar Sulsel memaksa Plt Ketua Golkar Sinjai untuk mengarahkan dukungan ke Andi Kartini yang merupakan Wakil Bupati Sinjai. Hanya saja, arahan itu tidak diindahkan dan menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan ke pemilik suara.

“Karena tak mengikuti perintah Golkar Sulsel, Pak, Andi Iskandar Zulkarnaen dipecat, digantikan oleh Nasran Mone sebagai Plt Ketua Golkar Sinjai,” jelasnya.

Pergantian Plt Ketua Golkar Sinjai ini pun berpolemik. Apalagi, pendaftaran yang dilakukan sebelumnya juga dibatalkan. Lalu, membuka pendaftaran kembali. Dimana Andi Kartini Ottong merupakan satu-satunya pendaftar.

“Apa dasarnya pendaftaran pertama dibatalkan, padahal sudah sampai tahapan fit and propert tes di Golkar Sulsel, makanya kami anggap pendaftaran kedua ini cacat prosedur,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lima pimpinan kecamatan Golkar di Sinjai menolak pelaksanaan Musda Golkar. Termasuk menolak Andi Kartini Ottong sebagai Ketua Golkar Sinjai karena sejauh ini mereka nilai tidak memiliki sumbangsih terhadap partai berlambang pohon beringin itu.

“Kami akan boikot kantor Golkar sampai hari Minggu, kami akan aksi sampai hari Minggu, kami tolak pelaksanaan Musda Golkar yang cacat prosedur dan penuh rekayasa, juga menolak Taufan Pawe datang di Sinjai,” kuncinya.

Sekedar diketahui, dari Pantauan Media di Kantor Golkar Sinjai, sedikitnya puluhan kader maupun Simpatisan Partai Golkar memadati lokasi tersebut sambil melakukan orasi, terlihat pula massa aksi ini juga memasang spanduk di sejumlah dinding kantor yang bertuliskan ‘Kami Menolak Musda yang Dipaksakan(**/Tim)
Editor:SuBur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button