SorotSultra

Dugaan Korupsi Kegiatan Fiktif Tawatawaro,Kini Diketahui Pihak Kejari Kolaka. “Akhirnya Camat angkat Bicara : mari Kita Awasi Bersama.

Foto ilustrasi.Terkait Polemik Dugaan Kasus Korupsi Yang di Fiktifkan Oknum Kades Tawatawaro.Camat :Berharap Kedepannya Diawasi Bersama.

Target Tuntas.co.id,_ koltim, Perogram Pemberdaya Pemerintah Desa Tawatawaro, kecamatan Tinondo, kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Akhirnya Menuai tanggapan dari pihak kecamatan Tinondo Senin malam 14 Juni 2021.

pengadaan bibit tanaman pala tahun anggaran dana desa 2017, yang diduga kuat dikorupsi oleh Oknum nakal.alias fiktif.

Sebelumnya telah diakui oleh pihak pemerintah Desa Tawatawaro ungkapan kades di tirukan camat Tinondo pada April lalu,(2021 ).

Meskipun telah di akui secara resmi, namun pengadaan bibit tanaman pala belum juga terealisasi, hingga berita ini diterbitkan.

Sementara warga setempat mengharapkan agar pihak berkompeten vturun melakukan pemeriksaan terhadap dugaan kasus tersebut.

Beberapa jam lalu, diberitakan sebelumnya camat Tinondo dikonfirmasi “enggang menanggapi”. meskipun pesan konfirmasi telah diterima sekisar pukul 2.00 siang tadi.

Senin malam, Pukul 19.36 waktu setempat camat tinondo H.ahmad S,Pd M,si akhirnya angkat bicara soal polemik tersebut, Ia menyarankan sambil berharap.

“Kalau saran saya sekarang kita mulai mengawasi bersama agar tidak terjadi lagi hal serupa hari ini dan selanjutnya” sebutnya.

lanjut kata Dia

“Itu pengadaan Bibit tanaman pala sebelum saya menjabat. Kuncinya.

“Sekedar informasi , camat tinondo sebelumnnya di jabat oleh Bastian S,Pd M,Pd , eks PJ.kades solewatu. Hingga pada tahun 2018 jabatan camat tinondo di lanjutkan oleh H.ahmad S,Pd,.M,Si.

Menyikapi lebih lanjut, Andy Malo Manurung Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka telah mengetahui polemik pengadaan bibit tanaman pala tahun anggaran 2017 Dana Desa DD yang di duga dikorupsi oleh oknum nakal, melalui pesan WhatsApp media ini.

Kendati demikian, Informasi sudah diketahui secara pasti oleh pihak Kejari Kolaka, namun pihaknya belum memberikan jawaban secara visual, terkait tindak lanjut (Lidik).

Laporan (TT).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button