Sulsel

Buntut Polemik Pembangunan Kantor Desa Biji Nangka, Laporan LSM Bersatu Masuk Ke Tipikor “Status Penyelidikan”. Talud Parkiran Wisata Bulu Lanceng Ikut Terseret.

Sinjai,_Target Tuntas.co.id,-Sebelumnnya awak media ini melakukan peliputan di sekitaran lokasi bangunan, pada Minggu 3 Januari awal tahun 2021 seiringan ,diberitakan polemik pembangunan Kantor Desa biji”nangka menuai sorotan ada apa?

Banyak sumber yang menilai adanya dugaan kongkalikon terselubung pemborosan anggaran.

Tak terhenti sampai disitu, polemiknya Berbuntut dibidik Penegak Hukum wilayah kabupaten Sinjai (Tipikor-Red), Informasi dihimimpun Wartawan Majalah Target Tuntas(TT) dan Online melalui sambungan telepon genggam ketua LSM Bersatu Nurzaman Razaq.

Kata Dia”Pelaksanaan pembangunan Kantor Desa Bijinangka, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai yang dilaporkan oleh Lsm “Bersatu” Kabupaten Sinjai ke Tipikor Polres Sinjai, berdasarkan Surat Laporan perkembangan Hasil Penelitia Laporan Nomor B/31/1/2021, tanggal 14 Januari 2021 13 Januari 2021, menurut salah seorang penyidiknya sejauh perkembangannya hingga kini telah melakukan pemeriksaan sekitar 200 orang pekerja. “ Sehingga masih berstatus penyelidikan,” tandasnya.

Nurzaman Razaq, Ketua Umum Lsm “Bersatu” Kabupaten Sinjai, Kamis (10/06/2021) menjelaskan, pekerjaan proyek pembangunan Kantor Desa Bijinangka yang menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikerjakan sejak tahun anggaran 2017 hingga tahun anggaran 2019 tidak bisa dirampungkan. Sehingga patut diduga ada kesalahan perencanaan di balik pembangunan Kantor Desa Bijinangka tersebut yang telah menghabiskan ratusan juta rupiah.

Menurut Nurzaman Razaq, sebelumnya pembangunan kantor desa tersebut menjadi sorotan warganya dan media pers, kepala desanya berpendapat bahwa pekerjaan pembangunan kantor desanya sudah sesuai RAB dan akan dirampungkan pada tahun 2020, sehingga dianggarkan Kembali.

Nurzaman Razaq menambahkan, laporan/pengaduan ini sebagai bentuk mencari kepastian hukum apakah pekerjaan tersebut sesuai perencanaan atau tidak. Mengingat dalam tiga tahap penganggaran hingga penganggaran keempat, belum juga rampung. Pada saat dilaporkan/diadukan ke Tipikor Polres Sinjai terlihat baru pondasi dan tiang beton bangunan.

Sekedar diketahui, Lsm “Bersatu” Kabupaten Sinjai yang berdiri sejak tahun 2002 itu hingga kini getol melakukan investigasi di balik pekerjaan-pekerjaan infrastruktur sekolah, pasar dan pedesaan di Sinjai yang anggarannya bersumber dari DAK dan ADD yang dianggap menyalahi aturan perundang-undangan, selanjutnya ditindaklanjuti dengan laporan/pengaduan ke Aparat Penegak Hukum (APH). Kendati demikian ,Meski rata-rata hasil penyidikannya, terbukti ada temuan dengan catatan dengan pengembalian keuangan ke kas daerah.

Menyikapi lebih lanjut, ditempat terpisah ditemukan adanya, satu item pekerjaan Pemerintah Desa Baru , kecamatan Sinjai tengah, Amruk .kata Nurzaman hal ini turut menjadi tambahan laporan yang kini sedang ditangani pihak berwajib, dugaan kuat perencanaan terkesan kurang mapan.

Ambruknya dinding talud parkiran wisata bulu lanceng , jelas menuai kontroversi, bangunan yang diketahui dikerjakan tahun anggaran 2021. Sementara itu Keterangan resmi yang dihimpun media ini, Ambruk akibat cuaca (curah hujan-Red). supriadi Target Tuntas TT

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button