Sulsel

Polemik 20 Juta Pemberian SR” Berikut Bukti Laporan Bupati Ke KPK”. Kejari Periksa 20 Orang Status Saksi Dugaan Kasus Miliaran di PDAM Sinjai.

Target Tuntas.co.id-Polemik Kasus gratifikasi yang diduga dilakukan oleh (SR), mantan Dirut PDAM Sinjai, ke bupati Sinjai menemui titik terang, Pasca RDP Senin Kemarin Publik Sempat dihebohkan pasalnya bukti laporan belum di nampakkan secara detail, kendati berikut, mengingat Beberapa Privasi terkait isi laporan tersebut. Ungkap sumber dari berbagai kalangan. selasa (1/6/2021).

Awal mula SR yang notabene nya disebutkan menduduki jabatan strategis dilingkup PDAM Sinjai selaku Dirut.

Informasi dihimpun Target Tuntas online dan cetak,Pasca tergantinya SR selaku Dirut PDAM, sekira kurang lebih satu tahun , Belakangan publik digemparkan terkait Dugaan Kasus di PDAM sinjai.pihak penegak hukum kejaksaan negeri ( Kejari) Sinjai, Responsif melakukan pendalaman terkait dugaan kasus tersebut yang kabarnya mencapai miliaran rupiah. Sekitar 20 orang sementara berstatus saksi telah dimintai keterangan oleh pihak Kejari, termasuk SR sudah dua kali menghadiri panggilan pihak kejari.

Bertepatan itu, beberapa pekan kemudian SR eks Dirut PDAM, membuat sejumlah pengiat media sosial Facebook maupun WhatsApp termasuk media pers.Gempar mengapa?

Pasalnya SR membuat pernyataan menyebutkan beberapa polemik terkait Fee 10% yang dialamatkan atas permintaan bupati sinjai melalui salah seorang utusan bupati.pernyataan SR ditirukan oleh salah satu pemerhati sosial media (sosmed) Anca mayor, melalui kutipan tulisan lalu viral disejumlah sosiasi media Facebook maupun WhatsApp.

Mengetahui hal tersebut, Bupati Sinjai menegaskan bahwa apa yang di ungkapkan oleh SR merupakan Asumsi,hal ini di sambungkan kadis Kominfo sinjai tamsil binawan saat mengelar jumpa pers , yang bertempat di ruangan kantor Dinas Komunikasi informatika dan persandian Kominfo sinjai.turut hadir pihak Inspektorat kabupaten Sinjai.Inspektur inspektorat mengemukakan bahwa adanya temuan terkait uang sebesar Rp 20 juta yang diduga kuat bersumber dari SR ditujukan kepada bupati sinjai.Bupati Sinjai lalu memerintahkan kepada Inspektorat untuk melakukan pelaporan kepada KPK terkait ditemukan nya uang tersebut, bupati sinjai menilai hal tersebut merupakan percobaan suap atau gratifikasi yang sengaja dilakukan oleh saudara SR.

Berembus panjang Instruksi Bupati Sinjai ditindaklanjuti oleh pihak inspektorat sinjai
Betapa tidak, bukti laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang dugaan pemberian tidak jelas oleh Suratman ke Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, sebanyak 20 juta rupiah itu betul adanya.

Hasil penelusuran Berdasarkan bukti laporan yang didapatkan oleh Awak media ini, dari sumber yang terpercaya. dimana dalam surat laporan tersebut kronologi terungkap bahwa Suratman menitipkan uang 20 juta tersebut melalui ajudan Bupati berinisial AL namun Bupati (Andi Seto- red) memerintahkan ajudan untuk melaporkan ke KPK sebagai pemberian yang tidak jelas atau terindikasi gratifikasi.

Sementara Inspektur Inspektorat kabupaten Sinjai, A. Adeha Syamsuri, yang di konfirmasi oleh awak media, membenarkan adanya laporan Bupati Sinjai ke KPK terkait penerimaan gratifikasi oleh Suratman dan kini kasus tersebut menjadi kewenangan KPK dalam proses selanjutnya.

“Dalam beberapa kesempatan termasuk saat RDP Senin kemarin di DPRD kami dari inspektorat Sinjai menyampaikan bahwa terkait dugaan gratifikasi yang dilaporkan oleh Bupati Sinjai melalui inspektorat Sinjai ke KPK benar adanya dan proses selanjutnya ada di KPK,” ungkap, A. Adeha Syamsuri Inspektur Inspektorat Sinjai.

A.adeha Syamsuri menegaskan “Kendati demikian hal itu sudah menjadi ranah KPK, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memperlihatkan bukti laporan itu saat RDP kemarin di Kantor DPRD Sinjai.

Lanjut kata Dia“Pelapor gratifikasi berhak mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk akibat laporan yang disampaikan, olehnya itu kami tidak bisa memperlihatkan bukti laporan itu demi menjaga identitas materi laporan pelapor”

Sementara itu, Suratman Eks Dirut PDAM, pada RDP di Kantor DPRD Sinjai kemarin membenarkan dirinya telah memberikan Uang 20 juta rupiah tersebut. “iya betul,” jawab Suratman saat ditanya anggota dewan di RDP.

Terlepas dari dugaan kasus yang 20 juta rupiah, (dugaan gratifikasi-Red). Pengurus Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Sinjai pekan kemarin Angkat bicara Meminta Kejari Sinjai segera Membidik Pelaku dugaan kasus di PDAM Terkait Dana Hibah tersebut.

Sekedar kabar belum ada sumber yang menyebutkan kapan dan dimana, diserahkan uang yang 20 juta rupiah tersebut.hingga berita ini diterbitkan SR masih diupayakan dikonfirmasi lebih lanjut.(TT)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button