SinjaiSorot

Terkait Fee 10% Pernyataan Eks Dirut PDAM Terkesan Menyesatkan Dimata Publik.

Foto (Ist)

Target Tuntas.co.id_, SuLSel , Sinjai- Pernyataan Eks Dirut PDAM Kabupaten Sinjai, yang viral di berbagai jejaring sosial Facebook maupun WhatsApp beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataan resminya pertama kali di ungkapkan langsung kepada Anca mayor, seiringan itu.Anca mayor lalu memposting ke media Facebook dan WhatsApp.tak sedikit awak media online menayangkan Melalui situs laman berita.

Bahkan tak, tanggung tanggung , Suratman , Bersumpah atas nama Tuhan, seperti dilansir dari media ini pekan kemarin.

Dalam sumpahnya Suratman mengaku bahwa apa yang di ungkapkan itu benar adanya, Kendati demikian saat dihubungi Oleh Target Tuntas online dan cetak Suratman pun, mengotot mengatakan itu benar.

“Benar,apa yang saya ungkapkan, dalam pernyataan saya, baik yang di isi postingan Anca mayor.kata Suratman melalui Akun WhatsApp resminya”.

Diketahui bersama, dalam isi pernyataan Suratman menyebutkan adanya permintaan fee 10% yang di alamatkan atas permintaan Bupati Sinjai melalui salah seorang yang di sebutkan Suruhan bupati.

Berdasarkan Informasi yang di Himpun media ini Selasa malam “Belakangan di ketahui secara resmi bahwa apa yang di kemukakan oleh eks Dirut PDAM Kabupaten Sinjai Suratman,banyak pihak yang menyebutkan dapat dinilai Hanya asumsi bahkan ada sumber yang menyebutkan itu suatu fitnah belaka atau pencemaran nama baik, yang sengaja disebarkan oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab.

Muhammad Yusuf Buraerah SH,salah satu warga kecamatan Sinjai Selatan kepada media Target Tuntas online dan cetak pukul 21:52 Waktu setempat Selasa malam (25/5). Menegaskan bahwa apa yang termuat dalam pernyataan Suratman merupakan salah satu, Pengalaman terbesar yang wajib dijadikan suatu pembelajaran, dalam menakar serta menyaring segalah bentuk Informasi yang beredar di aera digital 4.0.

masih suara Yusuf. Kepada Awak media ini “Dengan Goblok mu, tanpa melakukan upaya penelitian data secara jeli, penyaringan data perlu ditingkatkan ini masukan,namun terserah saudara mau menanggapi seperti apa, sebab apa yang saya utarakan merupakan fakta menurut saya, dan tidak mengada ngada, saudara boleh saja saya sebutkan gagal saat ini, untuk itu tetap mengedepankan fungsi kontrol, yang dapat terpercaya di mata publik secara meluas dan terpenting penyaringan Informasi sangat di utamakan. ungkap Yusuf dengan tegas sembari berharap tetap semangat dan jangan kendor dindaku.

Yusuf juga menegaskan bahwa yang disebutkan dalam pernyataan Suratman eks Dirut PDAM merupakan pernyataan yang sangat menyesatkan.

Mengapa?

Sebab apa yang di utarakan Suratman kepada sejumlah awak media terkesan tidak dapat di pertanggung jawabkan, secara data detail.

Kendati Berikut,Bupati Sinjai Andi Seto Gadista Asapa, yang di sebutkan meminta Fee 10 % sebagaimana yang tengah viral diberbagai media sosial.Membantah hal tersebut,ngkapan Bupati Sinjai melalui Tamsil Binawan kepala Dinas komunikasi informatika dan persandian Kominfo kab.sinjai dalam jumpa pers yang dilangsungkan pada Selasa 25/5 bertempat di lantai dua ruang kantor kominfo.

Jumpa pers tersebut dihadiri oleh beberapa pihak termasuk Insfestorat kab.sinjai.

Tamsil Binawan menegaskan kepada sejumlah awak media yang sempat hadir dalam acara jumpa pers.

“Dugaan yang disampaikan di sosial media adalah tidak benar bahwa Bupati meminta fee sebesar 10% kepada saudara (SR) melalui (AW). Itu hanya asumsi atau dugaan yang mencatut nama Bupati seperti yang disampaikan di sosial media,” tegas Tamsil menirukan sambungan kelarifikasi Bupati.

Menyikapi lebih lanjut Tamsil “secara visual ” apa yang disampaikan AD di media sosial berdasarkan informasi dari SR tanpa bukti yang jelas, merupakan hal yang tidak benar. Bahkan, AW dan SR disebut-sebut telah melakukan pertemuan atas perintah Bupati.

“Sebelumnya dalam pernyataan Suratman AW menemui Suratman di ruang kerjanya kala itu Suratman, masih aktif berkantor”.

Awak media majalah Target Tuntas dan online , kembali menghubungi Suratman pada pukul 22:14 Selasa malam 25/5.
Saya tetap bersikukuh bahwa apa yg sudah saya sampaikan dengan ucapan sumpah benar adanya tetap itu dinda.
Kata dia (Suratman-red).

Di mintai bukti data detail, lagi lagi membahas soal waktu.”nanti ada waktunya.

“Kutipan Sesuai perbincangan Konfirmasi awak media Target Tuntas Bersama Suratman dalam sambungan WhatsApp”. ,

awak media TT kepada Suratman: Kirim bukti datanya (terkait pernyataan Suratman)

Suratman: Nanti ada waktunya dinda

Awak media TT:Info Tersebut wajib dituntaskan agar tidak terjadi tumpang tindih yang terkesan membuat publik bertanya tanya.Mohon di berikan kelarifiiasi lebih lanjut dan jelas

Pasalnya” sementara saya buat kesimpulan beritanya ini pak agar media Target Tuntas tidak menimbulkan sesuatu yang ternilai sepihak oleh pembaca(Dimata publik-Red).

Dirut PDAM Suratman: Saya tetap bersikukuh bahwa apa yg sudah saya sampaikan dengan ucapan sumpah benar adanya tetap itu dinda.

Awak media TT:Ada bukti nyata pak?
Contoh bukti cetingan atau data lainnya?
Sebab jika hanya melalui ungkapan lisan,hal itu dianggap asumsi,oleh beberapa pihak.

Lalu seperti apa pembuktian nya pak?

Dirut PDAM Suratman: Biarlah dianggap asumsi yang jelas benar apa yang sudah terjadi .Nanti ada waktunya”.

“Dilingkaran mereka tentu lah menganggap asumsi tetapi mungkin saja sangat berbeda dengan anggapan masyarakat apakah asumsi atau fakta untuk menguji kebenarannya saya mengajak mari melangkah kejalur hukum ,dinda”kata Suratman mengakhiri.

Menarik Ulur Yusuf menyuarakan dengan lantang dan terurai, misteri munculnya isu fee 10%.Hampir bersamaan dengan munculnya fakta penting tentang Aroma Kongkalikon yang terselubung dugaan kasus Korupsi terkait APBN Dana hiba PDAM kab.sinjai, yang kini sedang di tindak tegas oleh pihak penegak hukum, seperti halnya yang tengah berlangsung di ruang kejaksaan negeri kabupaten Sinjai, 20 saksi telah di periksa beberapa waktu lalu.termasuk saudara Suratman telah menhadiri panggilan Kejari tercatat dua kali Hadir.pungkasnya.

Menyikapi lebih lanjut,Sampai berita ini diterbitkan kepala kejaksaan sinjai masih berusaha untuk dikonfirmasi.

“Sekedar kabar Media Majalah target tuntas dan online tetap pada fungsi pers dan tetap netral seperti media pers lainnya. “Tidak ada unsur tertentu”.

Penulis Supriadi TT

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button