Berita UtamaSultra

Angin Segar Tahun 2021″7M,9M,59M” Wujud Realisasi Pembangunan Segera Dinikmati Masyarakat Koltim

Koltim,_Target Tuntas.co.id-Data dihimpun wartawan media ini Minggu 2 Mei 2021,Agin Segar Bagi Warga Kolaka Timur, konon kabarnya, Anggaran Rp.7 Milyar dan 9 milyar untuk peningkatan pembangunan infrastruktur jalan,ikut dalam pembahasan babak baru, di kantor DPRD kabupaten Kolaka Timur, beberapa pekan lalu, yang artinya perogram pembangunan di tahun 2021 sejumlah pihak yang berkompeten tetap bersinergi dalam mewujudkan”koltim Sejahterakan Bersama masyarakat” angin segar tak terhenti sampai disitu, sebesar Rp.59 Miliar Untuk Pembangunan Reklamasi di kecamatan Ladongi sementara sedang berlangsung. perogram pembangunan pemerintah ditahun 2021 patut diacungi jempol, semua perogram pembangunan bermuara pada kesejahteraan masyarakat, ungkap sumber dari berbagai kalangan.

Gelontoran Anggaran APBN melalui kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat,” Balai Irigasi Wilayah empat Kendari” kurang lebih Sebesar Rp.60 miliar, Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan Peningkatan Jaringan Irigasi reklamasi, tepatnya di wilayah kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur,Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pantauan wartawan Target Tuntas online dan cetak ,disekitaran lokasi proyek, pihak terkait telah melakukan pemasangan titik koordinat serta pemasangan papan proyek.

Ditempat terpisah satu orang yang mengaku penanggung jawab kegiatan berhasil dijumpai diselah kesibukannya”Senin 3 Mey 2021.sumber memaparkan pelaksanaan kegiatan sementara baru berjalan 10 hari.tuturnya.

Material (TanahTimbunan dan batu) diakuinya bersumber dari lokasi sekitar koltim.soal uji laboratorium material, ia,mengaku telah sesuai.terhubung soal kualitas timbunan pihaknya sudah tidak ragu lagi.sementara untuk pemberdayaan,Masyarakat Setempat merupakan prioritas utama.kata dia.

Ditayangkan jumlah lokasi yang rencananya menyerap anggaran puluhan miliar tersebut, pihaknya belum bisa memastikan ada beberapa titik, lokasi.? Menurut nya, terkadang ada lokasi yang sudah ditentukan melalui perencanaan namun sewaktu-waktu bisa beralih.hal ini di sebabkan adanya lokasi yang kurang disetujui oleh warga, dengan dalil meminta ganti rugi.

“Terkadang ada lokasi yang terkendali dampak adanya warga masyarakat yang kurang setuju dengan dalil ganti rugi yang cukup besar, jika demikian maka lokasi tersebut dibatalkan untuk dikelolah, dan pembangunan dialihkan ke lokasi lain.

Proyek tersebut, merupakan aspirasi masyarakat yang tergabung dalam beberapa kelompok tani, meliputi wilayah kecamatan Ladongi, yang diusulkan pemerintah kepada pihak balai ,ujar Agus yang mengaku penanggung jawab kegiatan.

Sekedar kabar ,Belum lama ini, Gubernur Sultra Ali mazi dihadapan para jurnalis, berharap peran aktif jurnalis untuk penyebarluasan Informasi perogram pembangunan yang ada di Sulawesi Tenggara.kuncinya (TT).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button