HukumSultra

Spanduk SCM: Tangkap dan Adili Bupati Konut

Sultra,_Target Tuntas.co.id- Sultra Corruption Monitoring (SCM) mengendus indikasi penyalahgunaan keuangan negara pada pengelolaan proyek dana hibah dan Dana Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 dikabupaten konawe utara melalui Konferensi Pers yang digelar pada hari Selasa 27 April 2021.

Nampak terpampang spanduk SCM yang bertuliskan Tangkap dan adili Bupati konut H.rukminin, sementara ketua PPWI duduk berdampingan seseorang memakai baju warna kuning, keduanya tengah memegang lembaran kertas layaknya Dokumen penting .

Informasi yang dihimpun majalah dan Online Target Tuntas (28/4/2021) melalui Keterangan tertulis salah satu anggota PPWI Sultra Manton “Dalam kesempatan itu, Direktur Riset Dan Penelitian Sultra Corruption Monitoring (SCM), La Songo yang juga merupakan ketua PPWI Sultra, menyampaikan bahwa Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, M.Si diduga telah menyalahgunakan keuangan negara pada proyek dana hibah dan Anggaran Dana Covid-19 tahun 2019 dan 2020.

“Berdasarkan Hasil telaah dari Data dan Informasi yang telah kami himpun, Saudara Bupati Konawe Utara diduga menyalahgunakan keuangan negara pada proyek dana hibah dan Anggaran Dana Covid-19 tahun 2019 dan 2020 Konawe Utara”, Ungkapnya

Lanjut Ia menyebutkan bahwa Bupati Konawe Utara Diduga kuat mendesign Skema penyaluran dan Penerima dana Hibah untuk kepentingan Pribadinya melalui orang-orang terdekatnya, begitu pula dalam penganggaran dan penggunaan dana covid-19 ditahun 2019 dan 2020, menurutnya anggaran Covid-19 Konawe Utara senilai 53 Milyar rupiah merupakan angka tertinggi disulawesi tenggara, apabila dilihat dari jumlah penderita covid ditahun tersebut dan jumlah penduduk Sangat tidak relevan dengan anggaran yang dihabiskan pemda konawe.

Diduga kuat design Skema penyaluran dan Penerima dana Hibah telah terjadi di Konawe, disinyalir kuat dugaan melalui orang-orang terdekatnya, begitu pula dalam penganggaran dan penggunaan dana covid-19 ditahun 2019 dan 2020, anggaran Covid-19 Konawe Utara senilai 53 Milyar rupiah merupakan angka tertinggi disulawesi tenggara, dari hasil bandingan jika dilihat dari jumlah penderita covid ditahun tersebut dan jumlah penduduk Sangat tidak relevan dengan anggaran yang dihabiskan pemda konawe utara, sehingga kami menduga Bupati konawe utara telah melakukan Penyalahgunaan anggaran covid-19 ditahun 2019 dan 2020″pungkasnya

Lasongo ,Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra ini juga menegaskan bahwa hari rabu (28 April 2021) pihaknya akan menyerahkan Seluruh Dokumen indikasi penyalahgunaan keuangan negara pada pengelolaan proyek dana hibah dan Dana Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 Di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Besok Seluruh Dokumen indikasi penyalahgunaan keuangan negara pada pengelolaan proyek dana hibah dan Dana Covid-19 pada tahun 2019 dan 2020 akan kami serahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, setelah itu Bareskrim Mabes Polri dan Tipidter Kejaksaan Agung RI”, Tutupnya.

sampai berita ini diterbitkan sejumlah sumber masih berusaha untuk di konfirmasi.

Target Tuntas.april 2021.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button