HukumSinjaiSorot

Penganiayaan Anak di Bawa Umur di Sinjai , Keadilan Ibarat Kunang-Kunang berkedip-kedip.

Target Tuntas.co.id-Keadilan bagai kunang kunang betapa tidak beberapa waktu lalu telah terjadi pemukulan terhadap anak dibawa umur diketahui secara jelas Terjadi di area tempat parkir pasar manimpahoi, kecamatan Sinjai Tengah kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan.namun hingga saat pihak korban merasa ada kesan bahwa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.terasa ibirat kunang- kunang berkedip-kedip di kabupaten Sinjai.ungkap Andy Basri saat dikonfirmasi Target Tuntas melalui telepon seluler Rabu malam 21 February 2021.

Andy Basri tak lain orang tua korban yang juga merupakan salah satu wartawan meluncurkan siaran tertulis ke salah satu grup “lintas informasi NKRI” dalam rilisnya memaparkan secara visual berbasis detail di lengkapi dengan dokumentasi foto.

Kasus penganiayaan anak di bawa umur yang dilakukan oleh AA (35) Bin MG oknum Dishub Kabupaten Sinjai terhadap korban AK (15) Bin AB sampai saat ini pelaku masih bebas di luar sana dan belum dilakukan penahanan, sampai berita ini diturunkan Rabu 21/04/2021.

Orang tua korban AB kecewa atas keputusan pengadilan negeri sinjai yang menvonis pelaku dengan hukuman yang sangat tidak wajar, menurut orang tua korban, Pasalnya.

Dari konfirmasi media terhadap orang tua korban mengatakan bahwa “Saya sangat kecewa Pak dengan aturan UU di Kabupaten Sinjai, dimana kami ini selaku masyarakat kecil merasa tertindas dan di zolimi, sebab anak saya nyata-nyata telah dianiaya oleh oknum Dishub sinjai di pasar manimpahoi pada waktu itu. Dan saya sudah melaporkan kepihak kepolisian polsek sinjai tengah dan juga telah divisum pada waktu itu namun sampai saat ini pelaku belum juga ditangkap, ada apa ? Apa lagi kasus ini sudah berjalan 8 bulan lebih.” Ungkapnya dengan kesal.

Ditambahkannya “Apakah di negeri ini masih ada keadilan bagi orang kecil seperti kami ini, dan apakah di negara NKRI ini yang lemah tetap lemah dan harga dirinya di injak-injak dan tidak ada keadilan yang bisa di dapatkannya. Yang jelas kami ini masyarakat kecil butuh perlindungan dan keadilan payung hukum di negara tercinta ini.” Tuturnya.

Dari beberapa media yang telah konfirmasi kepihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Sinjai melalui Afriandi SH selaku JPU yang mengatakan bahwa “Persidangannya sudah selesai dan Hakimnya memutuskan terhadap terdakwa AA Bin MG dengan masa percobaan 1 tahun 5 bulan dan tidak dilakukan penahanan. Dan saya selaku JPU akan melakukan banding dalam waktu dekat ini.” Ungkapnya kepada media.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Hakim di Pengadilan Negeri Sinjai belum bisa dikonfirmasi.kuncinya Supriadi Buraerah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button