Mamasa

Keputusan Kapolri, Tak Ada Lagi Polsek di Mamasa Bisa Lakukan Penyidikan

Mamasa, (targettuntas.co.id) – Seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tak lagi memiliki kewenangan untuk melakukan penyidikan.

Hal ini menyusul Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep/613/III/2021 tentang Penunjukan Kepolisian Sektor Hanya untuk Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Daerah Tertentu (Tidak Melakukan Penyidikan), per tanggal 23 Maret 2021.
Dari 1.062 polsek se-Indonesia yang tak lagi berwenang melakukan penyidikan, enam Polsek berada di Mamasa.

Kapolres Mamasa, AKBP Indra Widiatmoko, menjelaskan keputusan Kapolri tersebut dengan berbagai pertimbangan, di antaranya jarak Polsek dengan Polres tidak terlalu jauh serta laporan polisi (LP) di setiap Polsek tidak memenuhi target dalam satu bulan.

“Selain itu, juga menghindari konflik dengan masyarakat. Meski demikian, pihak polsek tetap boleh menerima laporan awal jika ada laporan masyarakat. Jika laporan tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut, kasus akan dilimpahkan ke Polres Mamasa,” kata Indra, Selasa (6/4/2021).

Dia menilai keputusan itu lebih bagus mengingat kondisi Polres Mamasa yang kekurangan personel di sejumlah Polsek.

“Jika dibandingkan polsek yang ada di luar Sulawesi, semua polsek yang ada di Mamasa sangat kekurangan personel. Jadi lebih bagus personel di polsek ini fokus melakukan pelayanan kepada masyarakat, untuk peyidikan diserahkan ke Polres untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Adapun enam Polsek di Mamasa yang tak lagi memiliki kewenangan melakukan penyidikan yakni:

  • Polsek Mamasa, jarak Polsek ke Polres 1,6 km (5 menit)
  • Polsek Sumarorong, jarak Polsek ke Polres 35 km (1 jam)
  • Polsek Mambi, jarak Polsek ke Polres 49 km (2 jam)
  • Polsek Aralle, jarak Polsek ke Polres 57 km (2 jam 30 menit)
  • Polsek Tabulahan, jarak Polsek ke Polres 86 km (4 jam)
  • Polsek Pana, jarak Polsek ke Polres 55 km (3 jam). (***/TT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button