Sulsel

Aksi Unras Tokoh Mudah di Konawe Berujung Bubar, Tuntutan Utama Terpenuhi.

Konawe,_Target Tuntas.co.id- Aksi unjuk rasa(Unras) yang berlangsung di Konawe bertempat di depan kantor Polres Konawe Sulawesi Tenggara, Siang Tadi.seperti telah di beritakan media target tuntas beberapa JAM lalu.

Aksi perotes yang lakukan oleh sekelompok tokoh kepemudaan etnis rumpung suku Tolaki nampak menggempur kantor polres Konawe atas tuntutan terkait dugaan telah terjadi pelecehan terhadap seorang wanita,serta meminta pembebasan 9 orang tokoh etnis Tomalaki (pribumi).

Bermula adanya dugaan kasus pelecehan terhadap wanita yang dilakukan oleh sekelompok Terduga pelaku, terjadi pada bulan januari 2021 terhadap satu orang wanita warga konawe.Tokoh mudah etnis tolaki turun melakukan kelarifiiasi terhadap apa yang menimpah korban, hal inimengakibatkan bentrok (perseteruan-Red) saat tokoh mudah mencoba mengklarifikasi kebenaran terhadap terduga pelaku.namun ironisnya pertemuan kedua belah pihak belum menui solusi.bentrok pun terjadi,.pihak kepolisian resort Konawe mengamankan beberapa tokoh muda, termasuk 9 orang dari pihak kelompok tokoh muda pembelah korban pelecehan tersebut.9 orang di amankan oleh pihak berwenang ujar tokoh muda kepada Target Tuntas (14/3).

Lanjut masih Sumber tokoh muda etnis tolaki,inisial M mengungkapkan “visual” Pihak kepolisian resort Konawe melalui Kapolres beserta jajarannya telah membebaskan 9 orang tokoh muda.Aksi Unras pun di nyatakan bubar.diketatui 9 orang di bebaskan berkat mediasi dari berbagai pihak Berkompeten, termasuk wakil Bupati Konawe turut serta dalam menangani serta meredam gempuran aksi.

Senada dengan Herianto Ismail ketua organisasi kepemudaan Bandero Tolaki.
9 orang yang ditahan di Polres Konawe dinyatakan dibebaskan, atas mediasi dari berbagai kalangan, Wakil Bupati Konawe yang menjadi penjaminan atas penangguhan kebebasan 9 orang tokoh muda yang sebelumnya telah ditahan.meskipun aksi Unras telah usai pihak keluarga korban dugaan pelecehan, beserta segenap elemen masyarakat Rumpung tolaki sangat berharap agar ditangani dengan serius.

“Harapan kami bersama keluarga agar dugaan kasus pelecehan tersebut menjadi perhatian pihak berwajib”sambil menjelaskan kronologi asal muasala pemicunya hanya saja kurang etis jika di layangkan dalam berita.

hingga berita ini diterbitkan sejumlah sumber masih dalam proses konfirmasi (TT).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button