Mamasa

Duta Sulbar Keliling Kumpul Donasi Demi Ikut Kontes Putri Pariwisata

Mamasa, (targettuntas.co.jd) – Menjadi wakil Sulawesi Barat (Sulbar) di ajang Pemilihan Putera Puteri Pariwisata, Wirda Ayu Wandira (20), terpaksa harus berkeliling ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Mamasa demi mengumpulkan donasi untuk ikut pada ajang tersebut.

Hal itu dilakukan Wirda karena tidak adanya dukungan dana dari Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa untuk ikut dalam kontes tersebut.

“Sampai saat ini belum ada bantuan dari Dinas Pariwisata Mamasa,” kata Wirda, Kamis (4/3).

Padahal, lanjut mahasiswi Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) ini, dirinya sudah mendapat dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati Mamasa untuk meminta bantuan di setiap SKPD Pemkab Mamasa.

“Arahan Pak Bupati (Mamasa) minta pendampingan ke dinas-dinas, saya bilang begitu ke mereka. Setiap saya menghadap berbagai alasan, ada bilang sibuk, dan juga ada bahasanya masih ada tahun depan. Alasannya menolak secara halus,” ujar Wirda.

“Tapi saya bilang tidak Pak, saya harus berangkat ini tahun,” sambungnya.

Kepala Dinas Pariwisata Mamasa, Rahmat Taulabbi, mengaku anggaran terbatas, termasuk dalam hal perjalanan Puteri Pariwisata menuju Jakarta pada Maret 2021.

Cerita Duta Sulbar Keliling Kumpul Donasi Demi Ikut Kontes Putri Pariwisata (1)
Wirda Ayu Wandira, Putri Pariwisata Sulawesi Barat.

“Kami akui tidak ada anggaran bagi adik kita Wirda Ayu Wandira sebagai Puteri Wisata untuk menuju Jakarta. Anggaran kita yang dulu hanya untuk sampai di provinsi, dan dalam hal ini Puteri Wisata sudah menjadi utusan dari Provinsi Sulbar,” kata Rahmat.

Menurut dia, pihaknya mengapresiasi dan merespons kegiatan Putri Wisata Mamasa. Namun karena keterbatasan anggaran, sehingga pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kita sudah arahkan menghadap Pak Bupati yang didampingi Dinas Pariwisata untuk minta petunjuk,” ucapnya.

Rahmat berdalih, sejauh ini tidak ada kontribusi dari Dinas Pariwisata Mamasa kepada Puteri Pariwisata mengingat Wirda sudah menjadi utusan Provinsi Sulawesi Barat.

“Provinsi sudah siapkan anggaran, hanya ini adik Wirda sebagai Puteri Wisata mungkin tidak tahu, bahwa ada anggaran disediakan oleh provinsi untuk kegiatannya ke Jakarta,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Barat, Farid Wajdi, menyebutkan seharusnya masing-masing kabupaten yang menganggarkan karena membawa nama kabupatennya.

Dia juga mengaku pihaknya tidak terlalu paham terkait hal itu. Pasalnya, sejumlah kontestan yang akan ikut berkompetisi di Jakarta semua membawa nama Sulbar, termasuk Puteri Pariwisata, Puteri Wisata, Puteri Indonesia, dan Putera Puteri Sulbar.

“Banyak ini, saya ndak ngerti ini. Tetapi tidak ada kita rekomendasi. Mestinya dalam penjaringan, kita dilibatkan sehingga dari segi anggaran kita bisa antisipasi itu. Ini tiba-tiba saja datang menghadap mewakili Sulbar,” tuturnya.

Kendati demikian, Farid menegaskan pihaknya tetap memberikan dukungan, termasuk tiket dan kebutuhan nantinya selama di Jakarta.

“Kita siapkan itu cuma terbatas. Karena kita ini terbatas anggaran yang diberikan daerah, apalagi pariwisata,” pungkasnya. (***/TT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button