HukumNasional

Ketua HMI Kendari Kembali Angkat Bicara Ada Apa Di Sultra.?

Kendari, Target Tuntas.co.id – Target Tuntas.co.id – kembali Muncul Kepermukaan media pers. Sulkarnain Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam ( KetumHMI ) Cabang kendari, provinsi Sulawesi Tenggara(Sultra).(11/2/2021).

Ketum HMI,kembali angkat bicara Terkait Dana covid-19 .Ada Apa , ungkap sumber dari berbagai kalangan.

Sulkarnain Ketum HMI.cabang kendari Secara Visual kepada Pers (11/2) Sejak melonjaknya penyebaran Corona Virus Desease (Covid 19) di provinsi sulawesi tenggara bulan april 2020 lalu sontak membuat reaksi pemerintah provinsi sultra untuk melakukan langkah pencegahan dan penanggulangan sesuai anjuran WHO dan Pemerintah Pusat.

Bukan hanya pemerintah yang saat itu bereaksi, namun hal tersebut mengundang pula reaksi dari berbagai stakeholder di lingkup sultra yang akhirnya turut andil dalam mendorong percepatan penanganan dan pencegahan covid 19 melalui logistik, anggaran maupun bantuan Alat Pelindung Diri (APD).

Ketua umum himpunan mahasiswa islam (hmi) cabang kendari, Sulkarnain mengungkapkan bahwa anggaran covid yang telah di gelontorkan pemerintah provinsi sultra dengan jumlah fantastis diduga tidak di pergunakan untuk penanganan covid

“Anggaran dari pemerintah provinsi sultra yang digelontorkan untuk penanganan covid kalau tidak salah lebih dari 400 M, itu di kemanakan? Tidak jelas, Kami duga tidak di gunakan untuk penanganan covid” Ungkapnya

Lanjut Sul (sapaan akrab sulkarnain), bahwa soal anggaran covid pemprov sultra itu kami telah tegaskan di awal mestinya ada keterbukaan ke publik soal data data bantuan yang masuk ke pemprov maupun aloksi anggaran 400 M itu jangan di sembunyi, yah pastinya bangkai di sembunyi pasti baulah.

Ketum HMI itu membeberkan bahwa ada banyak perusahaan swasta sedang berinvestasi di sulawesi tenggara yang menyalurkan bantuan penanganan dan pencegahan covid ke pemprov baik dalam bentuk anggaran maupun Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Kesehatan (Alkes)

“Kan banyak perusahaan yang menyumbang ke pemprov untuk penanganan covid di sultra baik dalam bentuk dana, APD maupun Alkes, saya kira banyak perusahaan” Terangnya

Pihaknya berharap persoalan anggaran covid di sulawesi tenggara tidak di kesampingkan oleh pemerintah pusat maupun lembaga audit serta institusi yang berwenang lainnya

Himpun Mahasiswa Islam Rencana Aksi beberapa watu lalu.

“Ya kami berharap persolan ini tidak boleh di kesampingkan apalagi sudah ada dugaan kasus yang serupa di kementrian” Tutupnya
Laporan (SuBuR,Red/TT)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button