SorotWajo

Oknum LSM Catut Nama Polda

WAJO, TARGETTUNTAS.CO.ID – Seorang oknum LSM yang di duga telah mencatut nama kapolda untuk menakut-nakuti oknum kepala desa.
Menurut narasumber yang dihimpun oleh wartawan media ini, ” ada beberapa oknum LSM yang kerap melaporkan kepala desa ke penyidik, karena permintaannya tidak terpenuhi. bahkan saya punya rekaman salah satu oknum kepala desa mangakui kalau oknum LSM tersebut mencatut nama Polda, dan jika permintaannya tidak terpenuhi maka ia melaporkan kepala desa ke penyidik. dan menurut kami laporan merekapun tidak mendasar karena cuma papan proyek di foto baru dilaporkan”, unkap sumber yang hendak disebutkan namanya.

Ditempat yang berbeda adapun sumber mengatakan, “permintaan oknum LSM itu tidak tanggung-tanggung, ia memintai uang kepada kepala desa berkisar Rp. 10.000.000. (Sepuluh Juta Rupiah) dan jika tidak terpenuhi maka ia dilaporkan ke tipikor polres Kab. Wajo”, ungkap sumber yang hendak disebutkan namanya.

Adapun oknum kades yang hendak disebutkan namanya menjelaskan kepada media ini, ” kami yang dilaporkan, ingin tahu dimana kesalahan kami, karena setelah kegiatan kami selesai inspektorat turun untuk memeriksa kegiatan kami dan ini sudah di verifikasi. Dan setiap kegiatan kami, dari awal hingga akhir kami laporkan, dan kami pun sudah bekerja berdasarkan RAB. Jika ada kekeliruan dalam kegiatan kami tolong di klarefikasih dulu, karena kami ini bukan besiknya dari orang tehknis, jadi seketika ada yang diduga tidak sesuai juknis jangan langsung dilaporkan kita klarifikasi dulu. kenapa saya katakan demikian, karena kami kepala desa yang jadi korban pak. Sebahagian teman sudah berkontribusi seberas Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) sebagai mitra kerja tapi mengapa justru kami yang jadi korban, padahal sedikit pun niat kami untuk korupsi tidak ada sama sekali. Bukan berarti kami takut dilidik tapi kesannya kalau kita di panggil ke tipikor pasti masyarakat kita menduga kalau kita ini korupsi, kan kedengarannya kurang bagus. Maka untuk tahun 2021 ini, saya yang akan menyuarakan teman-teman agar kejadian di tahun 2020 tidak akan terjadi lagi di tahun 2021, karena kami tidak mau jadi korban dari oknum yang tidak bertanggung jawab”, tegasnya.

Jika benar seorang oknum LSM yang turun melakukan investigasi dilapangan dan menggertak oknum kades dan meminta dana diluar kemampuan kades dan mencatut nama Polda Sulsel (Seret kepenjara) karena diduga oknum LSM tesebut sudah mencederai Lembaga Institut Kepolisian Polda Sulsel. dan diharapkan pula bagi penyidik tipikor polres wajo agar lebih profesional dalam menerima laporan dari oknum LSM yang diduga laporannya kurang lengkap, sehingga 93 oknum kades yang dilaporkan tidak jelas statusnya seperti apa.

Akibat kejadian ini, ada beberapa oknum kades tidak mau lagi ikut pemilihan kades (Pilkades). Pasalnya, mereka sudah traumah dengan kejadian ini. padahal mereka sudah bersusah payah membangun desanya dan sudah bekerja sesuai juknisnya (RAB) namun masih saja dilaporkan. Kini jadi incaran proyek tahunan bagi para oknum yang tidak bertanggung jawab yang diduga tidak profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga pemantau atau abdi Negara. Dan kini sejumlah kepala desa di Kab. Wajo dijadikan ATM bergulir. Apa bila ini terus berkelanjutan, siapa lagi yang akan mau menjadi kepala desa, mestipun ia sudah bekerja sesuai juknis masih juga dilaporkan tanpa ada klarefikasi dari oknum terkait.

Olehnya itu, diharapkan kepada instansi yang terkait, baik pemerintah maupun dari kepolisian agar kiranya mengusut tuntas masalah ini, agar tidak ada lagi oknum LSM atau Wartawan yang diduga melakukan pemerasan atau meminta insentif sebesar Rp. 2.000.000. (Dua juta rupiah) dari oknum kades.

Laporan : Tim

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button