DaerahSultra

Menguak Dugaan Oknum Timbun Sertifikat Prona, warga Butuh : solusi.

Koltim, Target Tuntas co.id – Menguak dugaan Sertifikat tanah Ditimbun Oknum Nakal. Satu orang warga Desa Tawa-tawaro, Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) warga- mengeluhkan program Nasional yang tak lain, peningkatan legalitas Surat Strifikat tanah.

Warga tersebut berinisial JS, (41) keluhannya di alamatkan, terkait pengukuran Strifikat tanah, beberapa Tahun lalu,(2019). Lanjut Sumber menyebutkan Polemik Sertifikat Mencuak lantaran Inisial ( I )(28)  Menjupai Oknum  dengan tujuan mempertanyakan realisasi Sertifikat.

Harapan ( I ) dan ( JS ) sirna, Sertifikat tanah belum dapat di pastikan terealisasi (keluar atau tidak), sebab jawaban Oknum , menyebutkan bahwa ada beberapa nama tidak terdaftar.
“Jawaban Oknum Keliru dan kurang tepat.,,,?

Sebab pengukuran Tanah telah berlangsung selesai Sejak Lama, nama-nama calon penerima legalitas Sertifikat turut tercantum dalam daftar Penerima, dokumentasi Foto Daftar tersebut terbesik ke salah satu Sumber yang meminta tidak ditulis jati dirinya.

Daftar Data tersebut berdasarkan sumber data BPN Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Inisial ( SJ ) dan keluarga ( I ) tertulis dalam daftar Penerima Surat Sertifikat.

Terpisah, masih warga setempat inisial (  B ) (32) juga memberi komentar tersoal legalitas Strifikat ,ia” Setifikat tanah belum di informasikan.
Tuturnya (19/1/2021) ia” Juga berharap secepatnya ada solusi.

Sampai berita ini, diterbitkan Sejumlah sumber yang dikonfirmasi belum ada yang memberikan keterangan (solusioner ) terkait polemik pronas Sertifikat yang menambah bobot dampak Corona virus (covid-19 ) di tengah kehidupan masyarakat.

PRONA adalah Proyek Operasi Nasional Agraria, yang bertujuan untuk legalisasi aset tanah atau proses administrasi pertanahan mulai dari adjudikasi, pandaftaran tanah, hingga penerbitan sertifikat tanah. … Program ini diselenggarakan dengan tujuan mempercepat pemenuhan hak dasar rakyat agar mendapat kepastian hukum kepemilikan tanah.


Sekilas kabar perestasi Kongkalikong, kelihaian, linca,licin sehingga Oknum terkesan kebal hukum.

1.Polemik KK penerima BPNT ikut terima BLT DD berkelanjutan panjang.

2.Polemik Bumdes  surat surat kendaraan an/Oknum.

3.polemik Tahun 2020 program kesehatan desa ,tenaga Bidang dan perawat kosong satu tahun

4.polemik lahan pertanian seluas 2 Hektar milik masyarakat (D).
Di duga oknum mengalihkan ke pihak perusahaan PT SARI.

Foto.copy.dok.transaksi pengalihan lahan.

5.POLEMIK ,OPERASIONAL/UPA KERJA PEMBANGUNAN PAUD DAN POSYANDU.

6.POlEMIK PENGADAAN LAPANGAN BOLA DI JADIKAN LAHAN PERTANIAN

  1. Berjejeran pembangunan Derenase minim kualitas.
Foto dok.derenase tepat area persawahan desa Tawatawaro.

Laporan.koltim (Tim).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button