DaerahSultra

Polemik Bumdes Berbuntut panjang ,Oknum DiBidik Kejari.

Koltim, Target Tuntas co.id – Desa Merupakan Lembaga Pemerintahan.Yang mempunyai beberapa fungsi diantaranya Fungsi pelayanan, Pembinaan, Pembangunan, dan pemberdayaan
Semuanya bermuara kepada kepentingan kemaslahatan masyarakat.

Sedangkan kepala Desa , adalah orang yang diitipkan oleh Warga Masyarakat melalui Pilkades, dengan harapan memimpin Roda pemerintahan Desa , Sesuai visi -misi , yang di paparkan sebelum pilkades, serta di harapkan wajib memenuhi program Desa, yang bersifat Skala prioritas , seperti halnya pelayanan kesehatan, bidang dan perawat, wajib di programkan,(bukan justru di kosongkan), Program pembangunan padat karya tunai,serta yang lainnya.

Pemerintahan Desa tidak dapat digantikan dengan batas waktu, sedangkan orang yang menduduki kursi Jabatan kades mempunyai batas waktu, ke pemimpinan, cara memimpin merupakan cerminan kemajuan, dan perkembangan , serta peningkatan ekonomi badan Usaha Milik Desa,

Dana Desa, Untuk Bumdes, di Harapkan dan merupakan perogram Dana Berkembang, bukan sebaliknya perkembangan yang ada justru di kerdilkan.

POLEMIK BUMDES BERBUNTUT PANJANG, OKNUM DIKABARKAN DI BIDIK KEJARI.

Foto.dok.STCK.mobil Bumdes Tawa-tawaro.

Gelontoran Anggaran Dana Desa yang bersumber dari APBN DD TA.2019 Kurang lebih sebesar Rp 150 Juta Rupiah ,Yang telah di belanjakan / di gunakan untuk pengadaan Satu unit kendaraan Roda Empat (mobil ) Badan Usaha Milik Desa. (Bukan untuk kepala Desa). Satu (1 )unit mobil Suzuki Tipe Pickup warna hitam ,Yang sejak di katakan untuk mobil Bumdes, sejak itu pula unit tersebut berkandang di parkiran halaman Rumah Oknum serta di kuasai oleh oknum, dan kerabat keluarga Oknum, yang di duga kuat bukan merupakan ketua Bumdes Maupun anggota pengurus Bumdes.Ketua Bumdes Tawatawaro sempat di mintai keterangan saat di jumpai di selah kesibunya ( Agustus 2020 ) terkait mobil tersebut , namun ia,mengaku dan memilih enggan Berkomentar.Menurutnya, pers dan masyarakat berlangsung sejak lama mengetahui polemik mobil Bumdes tersebut.Ujarnya.Di tempat terpisah, aparat desa turut memaparkan kepada wartawan Target Tuntas, (Agustus 2020) jumlah anggaran untuk pembelian mobil tersebut sebesar Rp.150 juta rupiah, dan di dalam dokumen surat keterangan kendaraan tercatat nama Oknum kades ,selaku calon pemilik.Ia” STCK tertulis nama Oknum kades.Sebelumnya, satu orang yang berkompeten yang tak lain pihak PMD Kecamatan,Tinondo kabupaten Kolaka Timur Proovinsi Sulawesi Tenggara,saat di jumpai (Agustus 2020).menberikan tanggapan, “Secara administrasi dalam pengadaan mobil BUMDes dinilai adanya kekeliruan karena anggaran untuk pengadaan mobil, dikelola oleh Oknum Kades sedangkan “Regulasi”Anggaran 150 jt, itu seharusnya diserahkan ke pengurus Bumdes, melalui rekening kas Dana Desa ke Rekening kas Bumdes, ujar PMD, sambil menguraika telah menyampaikan kepada Oknum Kades Tawatawaro tetapi tetap dilanggar.Sebelumnya pers melakukan wawancara (3 Agustus 2020) kepada oknum kades, terkait jenis kegiatan yang di kelola oleh Bumdes, Oknum hanya memaparkan bahwa kegiatan Bumdes Tawa-tawaro bergerak di bidan usaha peralatan dan bahan dasar pertanian, teraktok 2 unit , Oknum tidak menyebutkan ada pengadaan mobil.Selain itu, terkait bidang dan perawat di desa Tawatawaro yang faktanya kosong sejak awal tahun 2020, Oknum juga enggan memberikan komentar.Setahun telah berlalu, polemik Bumdes Berbuntut panjang,Tepat (18 Januari 2021).Satu sumber menyuarakan Oknum kades, di Bidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, kata sumber.Terkait Bumdes, pasalnya surat surat kendaraan Mobil Bumdes, belum ada upaya Oknum melakukan Balik nama sedangkan pengadaan mobil tersebut suda melewati tahunan 2019- 2020. Hingga kini awal tahun 2021, Masih belum juga di upayakan.Menarik Ulur, (16/1/2021).hal senada juga diungkapkan oleh Salah satu, Sumber Akurat , Menyebutkan bahwa Oknum Kades sudah menghadap ke pihak Kejari Kolaka.Sekedar kabar ,Oknum kades Tawatawaro, terkesan lihai, linca dan licin,.alias kebal Hukum.unkap sumber dari berbagai kalangan.Kasi Intel Kejari Kolaka, Andy Malo Manurung.di hubungi melalui sambungan WhatsApp, (17/1/2021) hingga Berita ini di terbitkan pihak kejaksaan belum memberikan tanggapan, pesan singkat media ini belum di baca.Laporan.(tim Target Tuntas).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button