Sultra

Bahu Jalan Tawarombadaka”Amblas”Butuh Lirikan.

Koltim, Target Tuntas co.id – Bahu Jalan Amblas, Proyek Mempersempit akses transportasi ,Rawan kecelakaan, warga pengguna jalan diharapkan ektra Hati Hati.

foto.dok.Tim .Target Tuntas.

Pembangunan Infrastruktur jalan dan jembatan, merupakan penunjang penghubung transportasi yang umum digunakan oleh warga penggunaan jalan. Dengan harapan agar mempercepat Akses Aktivitas warga penguna jalan, Roda Dua maupun Roda Empat.Harapan berbagai kalangan.

Pantauan “Tim Target Tuntas” terdapat Satu unit jembatan mini (Dweker) Tepatnya Di wilayah Desa Tawarombadaka, Atau disebutkan Oleh warga (18/1/2021). penghubung poros Tinegi-solewatu.di kabarkan Amblas,dan membahayakan.

Visual Amblasnya bahu jalan(badan Dweker-Red) Sudah berlangsung sejak lama. Namun belum ada upaya pemerintah untuk melirik Titik kerusakan tersebut.Selain itu, masih wilayah Desa Tawarombadaka, kecamatan Tinondo kabupaten Kolaka Timur provinsi Sulawesi Tenggara. sekitar 300 meter kedepan.

Tempat Terpisah ,Terdapat Pekerjaan Proyek sedang berlangsung, dugaan kuat Proyek siluman,alias kurang Transparan, kendati demikian papan informasi sumber atau pun jumlah Anggaran Tidak di paparkan (papan proyek-Red), Tidak ditemukan di sekitar lokasi.,

lanjut warga penggunaan jalan, ia” kami juga belum tahu pasti ,apakah kegiatan pembangunan pemerintah desa (padat karya tunai, dan atau peningkatan Infrastruktur Basis Masyarakat (IBM), ataukah peningkatan pembangunan plopor pemborong,.(4P).Proyek pembangunan satu item Derenase , masih sedang berlangsung warga penggunaan jalan di harapkan ektra hati-hati ketika sedang melintasi lokasi tersebut, kenapa….?

Pasalnya sebagian bahu jalan, ditemukan sekitar 70 meter mengalami penyempitan (Sempit), tumpukan material beresekan di sepanjang bahu jalan tersebut .Dominasi batu yang cukup besar berhamburan.tutur warga.terenyuh.

Poros Tinengi-solewatu, belum lama ini, Mendapatkan perhatian dari berbagai sumber gelontoran anggaran.Tercatat dua kali pemadatan jalan telah terselesaikan, namun bahu jalan (Dweker) amblas tidak mendapatkan lirikan.

lebih lagi pembangunan Derenase terkesan mempersempit ruas jalan. Satu Orang pihak berkompeten , yang meminta tidak ditulis jati dirinya, saat dikonfirmasi, menyebutkan melalui sambungan WhatsApp “ia, maunya warga, bebatuan tersebut di geser.” dan maunya masyarakat di sekitar situ, agar batu yg menghalangi jalan di geser ke pinggir.

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), dan Kepala Desa, Tidak ditemukan Dilokasi kegiatan ,sampai berita ini diterbitkan masih berupaya untuk di konfirmasi.

Laporan.Tim.

Penulis.Supriadi Buraerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button