AdvertorialPendidikan

SMP negeri 1 Tomoni, Lutim,Meningkatkan Mutu Pendidikan.

Lutim, targettuntas.co.id – sekolah Merupakan Salahsatu lembaga formal pendidikan, yang menjembatani, segala sektor pencapaian terwujudnya cita-cita generasi penerus bangsa, seperti halnya, pencapaian cita-cita , pemerintah, Mulai Tingkat, RT, Kadus,Kades, Camat, Bupati, Gubernur, para Menteri ,dan Persiden.Tentu Semuanya, pernah melewati beberapa lembaga formal pendidikan, termasuk Sekolah Menegah Pertama.(SMP).

Sejak beberapa waktu lalu (2020) , Warga Negara Republik Indonesia, (kita semua-Red) Tenggah di perhadapkan dengan Momok yang sangat luar biasa., Bencana non alam atau Covid-19. Berdasarkan data yang di Himpun media ini, berbagai upaya dan kebijakan pemerintah turut dikeluarkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sebagai bentuk peduli akan pentingnya kesehatan. Bagi generasi penerus bangsa, (rakyat yang sehat-Red). Hal ini juga merupakan salah satu, poin penyebab , belajar Tatap Muka belum di langsungkan , di sekolah SMP negeri 1 Tomoni.

Tepat pukul 10.30 Selasa Siang(12/1/ 201), kepala sekolah SMP Negeri 1 Tomoni , Kabupaten Luwu Timur, provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Syamsul Hadi M,M, pria kelahiran Pulau Jawa (Magetan), di ruang kerjanya, menyambut Awak media Target Tuntas. sambil memaparkan wajib prokes di tengah situasi pademik covid-19.

“Meski kehidupan New Normal, telah berlangsung Namun untuk aktivitas belajar Tatap Muka belum ditetapkan, di sekolah Yang ia pimpin , sebutnya.

Lanjut ia, Mengungkapkan, Jumlah warga sekolah Yang di pimpin kurang lebih sebanyak 975 Orang, dari jumlah tersebut terdapat beberapa diantaranya merupakan tenaga pendidik, Termasuk Staf tata usaha, dan Scurity.

Menelisik lebih jauh, Visual Syamsul, menjelaskan , Meskipun aktivitas di lingkungan sekolah, agak terbatas namun proses bajar-mengajar ,Masi berlangsung dengan baik , tertip, disiplin, teratur ,dan lacar .sistem penerapan kombinasi daring dan luring.

“Sebagai bentuk perwujudan Untuk meningkatkan mutu pendidikan, pemenuhan layanan belajar lewat daring (online), kuota internet, untuk warga sekolah, tersentu Bantuan dari pemerintah pusat secara merata. Sementara untuk penerapan belajar secara luring, kami tugaskan kepada masing-masing tenaga pendidik, sesuai mata pelajaran siswa, melalui buku paket.

Adapun kendalanya bagi siswa yang mengikuti jalur luar jaringan, disebabkan oleh dua hal keterbatasan jaringan internet, terkadang kurang lancar alias offline. Dan belum Semua Siswa mempunyai HP Android.

Menarik Ulur, Drs.Syamsul, juga berharap semoga pademik covid-19 cepat berlalu., Harapnya.

Penulis.Supriadi Buraerah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button