Sinjai

Polemik Pengadaan Mobil Ambulance Desa Bonto Tenggah, Ini Jawaban Kades

Sinjai, target tuntas. Co.id – Pengadaan mobil ambulance desa, melalui sumber anggaran APBN dana desa, TA 2020. Terkhusus di kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, di temukan unit mobil ambulance desa, tersebut diduga kurang sesuai pengadaannya, secara fisik. termasuk proses tahapan persetujuan dari pihak pihak terkait, bentuk kekeliruan nampak nyata, tipe mobil ambulance seharusnya menyerupai , mobil siaga pelayanan kesehatan, bukan, malah menyerupai konteks , mobil pribadi, atau pun, mobil penumpang.,
Meskipun, hampir semua mobil fasilitas kesehatan” mobil ambulance”
Desa di dominasi, para kepala desa terkadang jadi sopir atau kemudi.
Baik aktivitas, siang maupun malam, namun bukan berarti, wujud ruangan mobil yang di peruntukan untuk pelayanan kesehatan”ambulance” masih dalam konteks,mobil pribadi. Sebut sumber dari berbagai kalangan.

Mobil ambulance, ternilai keliru kenapa,,,,?

Pasalnya,tipe mobil ambulance desa seharusnya, menyerupai mobil pelayanan yang siap siaga untuk memberikan pertolongan pertama bagi masyarakat, serta wajib dilengkapi dengan, asesoris pelayanan kesehatan,saat beroperasi ( digunakan).
Meski demikian,hal hal seperti ini tidak masuk akal, para pemegang kendali dalam artian, para pemerintah desa, serta para pihak pihak terkait, seperti halnya Dinas PMD belum tahu terkait hal seperti ini.

sesuai sumber yang meminta tidak ditulis jati dirinya, saat ditemui, (4/1/2020),mengutarakan terdapat satu unit mobil ambulance,di wilayah pemerintahan desa Bonto tenga, kecamatan Sinjai borong, kabupaten Sinjai provinsi Sulawesi Selatan.

Dengan tipe unit mobil, Terios , dilengkapi stiker mobil ambulance desa Bonto tenggah.
Namun setelah di amati stiker yang berwarna kuning yang melekat di sepanjang badan unit Terios milik pemerintah desa Bonto tenggah (ambulance desa),di dalam ruangan kurang menunjukkan, ciri ciri, mobil pelayanan kesehatan, atau ambulance.

Didalam ruangan mobil tersebut kurang mencerminkan konteks ambulance, melainkan layaknya mobil peribadi. Ujarnya.

Lanjut “sekaitan pengadaan mobil ambulance desa, ia, seharusnya mobil ambulance desa, tipe mobil yang menyerupai bentuk unit mobil Suzuki AVP .selain ruangan yang luas juga wajib dilengkapi dengan fasilitas kesehatan layaknya, layanan mobil ambulance.
Bukan justru berbanding terbalik, unitnya meski nampak mewah ,namun ironisnya sekedar stiker, sebab aslinya job mobil atau ruangan, belum menunjukkan bentuk kesiapan pelayanan bagi masyarakat yang betul betul, bila ada warga membutuhkan pertolongan pertama , kondisi fisik yang seharusnya dirujuk atau di antar ke tempat pelayanan kesehatan dan harus dalam keadaan di baringkan.(tidak bisa duduk -Red).

Alod, masih sumber yang sama, kalau pun, pengadaan mobil ambulance desa, di atur pula melalui peraturan bupati (perbub), tentu telah dilakukan pengkajian terlebih dahulu.
Dan pastinya hasilnya sangat tidak diinginkan mobil ambulance menyerupai mobil pribadi.lagian pengadaan mobil ambulance desa, satu unit satu desa, Tertuang dalam visi misi kampanye nomor urut 17 perogram proritas.beberapa waktu lalu, alhasil , belum 50 persen wilayah desa yang mempunyai ambulance desa. Pungkasnya terenyuh.

Yuhadi Samad, kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD) kabupaten Sinjai,saat hendak dikonfirmasi (4/1/2021), sedang tidak ada dikantor, ia, pak kadis ,sedang tidak ada dikantor, ujar sumber yang di temui.

Lanjut dikonfirmasi melalui telepon selulernya,saat memasuki percakapan terkait prefikasi dan spesifikasi pengadaan mobil ambulance desa, tiba tiba, telepon seluler terputus, hingga kontak HP, kadis sedang berada di luar jangkauan.

Kembali kadis PMD, di konfirmasi melalui via WhatsApp, lagi lagi sampai berita ini diterbitkan, konfirmasi Target Tuntas, belum mendapatkan jawaban.

Sementara kaswan , kepala desa Bonto tenggah , melalui rilis WhatsApp,(8/1/2021).Terkait mobil ambulance siaga desa Bonto Tengnga Itu lengkap Dengan Aksesoris kesehatan dan kami juga memberikan Ruang Kepada Masayarkat untuk kepentingan lain yang membantu masyarakat Desa Bontotengnga.
kuncinya (supriadi).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button