Wajo

Kipra Kepemimpinan Haris, Desa Botto Benteng.

Wajo, Target Tuntas.co.id – Pemerintah desa, merupakan ujung tombak , pembangunan lingkup pelosok , berbagai upaya pemerintah desa botto benteng ,demi memajukan wilayah yang dipimpinnya, ia” Abdul Haris kades botto benteng,meski ditengah situasi pandemik covid-19 demi meningkatkan pembangunan, dan penanganan desa tanggap covid-19, melalui APBN dana desa DD, alokasi  dana desa ADD, gelontoran anggaran tersebut, dikelola secara transparan,baik kepada masyarakat maupun kepada publik.

Abd.Haris yang di jumpai di selah selah kesibukannya, mengutarakan kepada media ini, berdasarkan regulasi penggunaan anggaran APBDes, Terkhusus kegiatan desa botto benteng, tahun 2020 di akuinya telah rampung, sukses baik secara fisik maupun secara administratif.
Intinya, adapun beberapa item kegiatan yang sempat direncanakan pada tahun 2020,namun hingga kini belum terlaksana alias tertunda.
Disebabkan adanya  bencana non alam (covid-19 ) akibatnya, sebagian DD di alokasikan untuk penanganan bantuan langsung tunai BLT., Kegiatan kegiatan , yang tertunda tahun ini, menjadi skala prioritas utama untuk kegiatan tahun depan (2021).

Menelisik lebih jauh”masih dalam kegiatan desa botto benteng, (desa tanggap covid-19), seperti halnya, penyemprotan massal di setiap tempat umum, pembagian masker.

“Penyemprotan secara massal termasuk, setiap tempat umum, kami lakukan dua kali putaran, secara rutin,
Serta pembagian masker, pengadaan tempat cuci tangan, hingga kini kami tetap melakukan sosialisasi , himbauan kepada seluruh warga , akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.tidak ada warga yang terkonfirmasi positif covid-19, meski beberapa bulan lalu, ada beberapa warga yang sempat menjalani isolasi mandiri.ungkap Haris.

Lanjut Haris kades ,menguraikan secara alod “berdasarkan data terdapat beberapa item pembangunan, diantaranya , perkerasan jalan dua titik , terdapat satu titik dengan volume 750 meter, tepatnya di dusun Lebong Alhamdulillah sukses selesai. Pungkas kades haris, sapaan akrabnya, Kamis siang ,(24/12/2020).

Sementara untuk penanganan covid-19 melalui APBN dana desa , penyaluar bantuan langsung tunai (BLT DD), terdapat 153 kepala keluarga penerima (KPM), ujarnya” sambil menyebutkan, wilayah desa botto benteng, merupakan salah satu, wilayah yang memiliki potensi hasil pertanian ( persawahan) yang cukup memadai.

Peran serta pemerintah desa, bersinergitas bersama pihak dinas pertanian,Turut aktif dalam menggenjot perogram desa siaga tani,-Red.

Menarik ulur, desa botto benteng, kecamatan Majauleng, kabupaten Wajo, provinsi Sulawesi Selatan, yang terdiri dari tiga dusun, dengan jumlah penduduk kurang lebih 1700 jiwa. Ditahun 2020, mendapatkan glontoran APBDes, dengan rincian, DD kurang lebih RP .780 juta rupiah, ADD kurang lebih Rp .480 juta rupiah.

Kemilau kepemimpinan ABD HARIS S,IP , ikut mewarnai pengelolaan badan usaha milik desa, BUMDES.
Adapun jenis kegiatan di bawa naungan bumdes yakni industri rumah tangga “Home industri” seperti Salah satunya, pengrajin penenun, UKM, dengan sistem peminjaman modal secara bergilir dan bertahap.

“Setiap 6 bulan, seluruh peminjam modal wajib melakukan pengembalian pinjaman, kemudian, setelah dana terkumpul, pihak pengelola BUMDES, kembali menyalurkan kepada warga yang memiliki potensi di bidang usaha, hususnya UKM. Tutur Haris.

Masih ungkapkan Haris, dibalut harapan dan doa , semoga pademik covid-19 cepat berlalu baik dilingkup kota maupun plosok desa.

(lap. Supriadi buraerah).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button