SidrapSorot

90 Oknum Kepsek Bebas Berkeliaran. Ada Apa?

Sidrap, targettuntas.co.id – Sekaitan kasus anggaran DAK 2019 Dinas Pendidikan Kabupaten sidrap kini jadi tontonan publik, pasalnya 90 oknum Kepsek yang diduga telah memberi suap kepada oknum di lingkup Diknas dan kini sudah di tahan, tapi yang parahnya sang pemberi suap masih tidur nyenyak dirumahnya. Bahkan ia sudah memberikan keterangan dibawah sumpah Pada persidangan sebelum pembacaan tuntutan oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum). Dan seharusnya mereka sudah digiring ke sel tahanan menemani tersangka OTT.

Sejatinya, yang memberi dan yang menerima itu harus sama sama dihukum sesuai amanat UU Tipikor.

Salah satu sumber yang di konfirmasi melalui viaa telfon oleh wartawan TT cetak/online mengatakan, “Harusnya penyidik tidak boleh beralasan tidak cukup bukti, karna sudah ada yang tersangka sebagai penerima, logikanya pemberi harus ikut bersama tersangka OTT”, jelasnya.

Lanjut sumber, “Yang lebih eronihnya lagi, pada saat saya berbincang dengan kuasa hukum salah satu terdakwa, dan ia berkata kepada saya. (kasus ini di alihkan sebagai pemerasan, bukan penyuapan atau gratifikasi). Jadi kuat dugaan saya jika kasus ini sengaja di ubah, pasalnya ada oknum yang ingin diselamatkan atau dilindungi”, ungkapnya.

Masih sumber menambahkan, “dari penjelasan terdakwa ada oknum yang sudah menerima uang bahkan ada kwitansi yang sudah di buat, tapi mengapa oknum tersebut masih bebas berkaliaran bersama 90 oknum kepsek padahal mestinya ia juga harus ikut di sel bersama terdakwa OTT . Ada apa..?
Saya curiga ada oknum yang sengaja mengangkangi kasus dugaan suap DAK 2019 yang ada di Diknas Kab. Sidrap, saya pun tidak akan berhenti meneropong langkah atau pergerakan mereka”, tegasnya.

Melihat hasil percakapan di atas, diharapkan kepada oknum penyidik lebih serius menangani kasus dugaan suap DAK 2019 di lingkup Dinas Pendidikan Kab. Sidrap dan mengungkap siapa dalang dibalik semua ini. (Lap. Tim). Nantikan edisi berikut, Bongkar para mafia kasus DiKnas Sidrap.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button