Sulsel

Kementerian ESDM Salurkan 500 Paket Bantuan untuk Petani Kabupaten Takalar

TakalarTakalar – Targettuntas online – Kementerian Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI menyalurkan 500 paket bantuan kepada Petani Kabupaten Takalar.
Kepala Bidang Balai Penyuluh Pertanian kabupaten Takalar Supriyadi saat dikonfirmasi menuturkan Bahwa Program ini tetap kita jalankan secara berkesinambungan ,dalam rangka untuk meningkatan kesejahteraan para Petani kabupaten Takalar pada umumnya.khususnya petani di kecamatan Polongbangkeng Selatan kabupaten Takalar papar sipriyadi.
DG NGAI istri Dg nyikko sangat bersyukur dengan diterimanya Bantuan mesin pompa air secara lengkap oleh kementrian ESDM.
sementara Dg rongrong sebagai penerima bantuan saat dikonfirmasi,mengtakan bersyukur karena pemerintah takalar dalam hal ini Dinas pertanian sangat memperhatikan para petani Takalar dalam hal peningkatan mutu pertanian dengan verbagai program yang dapat menyentuh masyarakat, salah satu diantaranya dengan bantuan mesin pompa air yang di konversi dari penggunaan bahan bakar bensin ke bahan bakar gas sehingga sedikit agak menguntungkan para petani itu sendiri, dan berharap kedepannya dapat lebih ditingkatkan lagi.Dengan pemberian bantuan ini.

Demikian pula halnya Dg Gassing yg merasakan bantuan ini sangat berterima kasih kepada kementrian ESDM, pemerintah takalar yang tak lain Dinas pertanian Takalar, Komisi VII DPR RI pusat dan para petugas BPP sekabupaten Takalar yg tersebar diberbagai Desa dan kelurahan dalam mempasilitasi para petani yg ada di kabupaten Takalar. Imbuhnya.

Bupati Takalar Syamsari Mitra saat ditemui baru baru ini mengungkapkan bahwa, bantuan itu merupakan bagian dari program konversi Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas.

Bantuan tersebut diserahkan kepada perwakilan petani, di Kecamatan Polobangkeng selatan
Setiap paket terdiri dari pompa air, selang, elpiji tiga kilogram, regulator, dan perangkat konverter.
Syamsari berharap, para petani penerima bantuan dapat merawat pompa air beserta kelengkapannya itu dengan baik.

“Ini adalah komitmen pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah untuk membantu para petani,” kata Syamsari.

“Saya minta agar para petani merawat dan menggunakan bantuan ini dengan baik, sehingga bisa dirasakan manfaatnya, terlebih ini juga dapat meningkatkan perekonomian,” tambahnya.

Lanjut Syamsari menyampaikan terkait bantuan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG Tabung Tiga Kilogram untuk Kapal Penangkap ikan Bagi Nelayan Sasaran, dan Mesin Pompa Air bagi Petani Sasaran.

“Ini memang benar-benar membantu petani karena hemat. Kalau petani BBM bisa keluar Rp40 ribu sehari, kalau BBG hanya sekitar Rp20 ribu, ”katanya.

Syamsari lebih jauh membeberkan bahwa pemanfaatan bahan bakar gas memiliki keunggulan dibandingkan BBM, di mana dapat memberikan operasional para petani sebesar 30-50 persen.

Perawatan mesin dengan elpiji juga cenderung lebih mudah dibandingkan mesin dengan BBM. Selain itu, emisi gas juga lebih sedikit sehingga berdampak baik untuk lingkungan.

Bupati meminta agar paket konversi itu dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani. Ia juga berharap, tahun depan jumlah petani yang dapat menikmati program tersebut semakin banyak.tandasnya..( Syarif/tt )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button