Sinjai

Polemik UU Cilaka, Mahasiswa Vs DPR Polisi Bagi Masker

SINJAI, targettuntas.co.id – Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang dilakukan kelompok Cipayun berlangsung sampai malah hari di Gedung DPRD Kabupaten Sinjai,Kecamatan Sinjai Utara,Senin(12/10/20)

Beredar Sebuah Vedeo Berdurasi 1 menit 38 Detik Dua oknum Anggota DPRD Adu Kekuatan Bersama perserta Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang telah di sahkan oleh Disenayan beberpa hari yang lalu.

Aksi yang berlangsung sampai malam Gabungan Dari HMI,IMM,PMII,LMND Dengan Kata Lain CIPAYUNG berhasil menduduki gedung Paripurna DPRD Sinjai.

Massa aksi yang ditemui oleh Anggota DPRD Sinjai, Berjalan dengan alog yang saling Merangkul antara Peserta aksi dan Anggota DPRD. Muhammad Wahyu DariFraksi Golkar dan Kamrianto dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)

Keakraban kedua legislaor  Tersebut dengan Perserta Aksi Tidak Perlu di ragukan,Namun Berjalan dengan Waktu Kelompok yang megatas namakan kelompok Cipayung diduga baku hantam,hal ini cepat dilerai oleh massa aksi yang lain.

Diketahui Sebelum jadi anggota DPRD KeduanyaPerna Jadi Aktivis dan Mahasiswa. yakni Kamrianto (Mapala To manurung) dan Muhammad Wahyu (HIPPMAS) Jadi ada Gesekan Apa Apa Di balik itu Semua..?

Aktivis Palangka Sinjai Selatan Sambar Kembali mempertanyakan Fungsi Dan Perannya kedua legislator Sebagai Anggota DPRD Sinjai.Apakah di itu Kedua dari legislator itu ada di Kantor ini Karena masyarakat atau bukan.

“Pak dewan Tolong Mana Fungsi dan Perananmu Sebagai Wakil Rakyat yang Terhormat diparlemen,Kasiang masyarakat yang Merasa terzolimi Saatnya mereka mendatanginmu dengan sebuah Harapan Aspirasinya Ditindak lanjuti bukan di tindaki dan Aparat menjaga keamanan selalu itu terus mau di Jaga.”ucap Sambar

Pihak Peserta Aksi Unjuk Rasa aspresiasi Kinerja Personil Polres Sinjai,Sebab Di Samping Mengawal jalanya Aksi Unjuk Rasa dari Polres Sinjai yang di Pimpin Langsun Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik. MSI sambil Memberikan masker kepada peserta aksi unjuk rasa demi menjaga Kesahatan warga Sinjai dan mengingatkan Protokol Kesehatan sebab adanya Covid 19.

Di ungkap dari Peserta Aksi Unjuk Rasa Yang sempat di temui.Arfa menyatakan Terkait gerakan teman-teman yg tergabung dari kelompok cipyung yg menolak omnibus law.”saya selaku jendral lapangan berterimah kasih kepada aparat karena telah mengawal aksi kami sampai selesai”.Singkatnya

Sedangkan Kapolres Sinjai kembali menyampaikan kepada seluruh personel pengamanan agar dalam pelaksanaan pengamanan unjuk rasa dilaksanakan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), Kemudian untuk menghadapi para pengunjuk rasa dilakukan secara humanis, dan terus menjaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas.” Ujarnya.

“Personel yang terlibat pengamanan aksi unjuk rasa tidak ada yang membawa senjata api, kita amankan dan kawal massa aksi yang akan menyampaikan pendapat di muka umum. “Laksanakan tugas dengan sebaik- baiknya, “tim negosiasi agar terus berikan himbauan secara persuasif dan humanis, jangan bergerak sendiri-sendiri, semua satu komando,” Tuturnya.

Peserta aksi unjuk rasa yang  menyuarakan pendapatnya di gedung DPRD Sinjai dan tuntutan hingga akhirnya sekitar pukul 20.00 wita massa aksi membubarkan diri dengan aman dan tertib.(SB)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button