Sultra

Desa Tawa-Tawatro belum Memiliki Bidan dan Perawat, Warga Butuh Perhatian Pemerintah

Koltim, targettuntas.co.id – Pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan jelas, tertera dalam perogram visi kemanusiaan yang tidak lepas dari program pemerintah desa.

Namun ironisnya, hal ini justru berbanding terbalik, seperti halnya pemerintah desa Tawa-tawatro, Kec. Tinondo, Bab. Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi tenggara.

Selain tidak mempunyai Fasilitas kesehatan (Puskesdes) tenaga kesehatan, bidang dan perawat ikut dikosongkan,”jesal” ternilai keliru, bahkan hal ini seringkali menjadi keluhan warganya.

Kosongnya tenaga kesehatan, bidang dan perawat, didesa Tawa-tawatro sudah berlangsung sejak awal tahun 2020, jelas banyak warga yang mengeluhkan hal ini, lebih lagi ketika masyarakat sedang membutuhkan pertolongan pertama atau pelayanan kesehatan, seketika ada warga yang sedang sakit, sementara jarak puskesmas kecamatan tinondo, terbilang cukup jauh.

Gagalnya pemerintah desa dalam program pelayanan kesehatan kini menui polemik dari berbagai sumber/ kalangan, pasalnya setiap wilayah desa, diwajibkan mempunyai fasilitas kesehatan dan pelayanan kesehatan,dan turut dialokasikan APBDesa , untuk perogram tersebut. lagian semua warga negara Indonesia wajib mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan dan pelayanan kesehatan.

Terlepas dari gagalnya program kegiatan desa dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan bidang dan perawat didesa tawatawaro dikosongkan, ikut pula perogram BPJ ketenagakerjaan, tidak pernah di programkan.

kembali diminta, kepada pemerintah agar lebih peduli akan pentingnya perogram kesehatan, dan Anggaran yang dikelola oleh pemerintah harap kiranya dialokasikan sesuai regulasi dan juknis
Agar rakyat dapat merasakan kesejahteraan ,aman ,damai dan sehat, karena kita berada diatas negara kesatuan republik Indonesia, yang telah merdeka sejak tahun 1945
Harapan rakyat. (lip/rilis Supriadi buraerah)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button