Sulsel

Kipra “Wahid” gandeng inovasi membangun desa ,melalui tiga kesiapan

Sultra – targettuntas online – Menurut Wahid kades keisio,ada tiga kesiapan yang mesti di ketahui sebagai pemimpin Kesiapan membangun , kesiapan pelayanan dan kesiapan menerima kritikan ,saran dan masukan.meski datangnya dari berbagai kalangan dan sumber , termasuk usulan dan aspirasi warga baik berbentuk keritikan maupun masukan. lanjut Wahid’ secara alod menguraikan tujuan maksud dengan tiga kesiapan , dapat di terapkan di berbagai sektor pemerintahan.

Ketiga kesiapan tersebut wajib di gandeng dan di Tenggarai oleh pemerintah desa,sekaligus sebagai minibus demi memajukan suatu wilayah yang dipimpin.pungkas kades keisio kepada awak media ini (4/9/2020).

Pelayanan secara merata dan menyeluruh,
Melakukan pembangunan dengan skala prioritas, serta kami selalu siap dan terima keritikan dan saran atau masukan, dalam artian keritikan membangun.tandas kades’ sambil menyebutkan desa keisio terdiri diatas
5 dusun, dengan jumlah penduduk sebanyak 1.537 jiwa.mayoritas pendapatan ekonomi masyarakat , melalui usaha mikro kecil dan menengah (UKM), serta pertanian persawahan dan perkebunan.

desa kasio, kecamatan lalolae kabupaten Kolaka timur, propinsi Sulawesi tenggara (SULTRA). sejak tahun 2017 di pimpin oleh Wahid, ragam kemajuan wilayah desa keisio turut di hadirkan di tengah tengah masyarakat.

Diakuinya pembangunan serta peningkatan sarana, yang sempat di gagas, melalui inovasi membangun desa.sejak tahun 2017- 2020.
Peningkatan infrastruktur jalan dua item pembangunan rabat beton masing-masing sepanjang 415 meter, peningkatan jalan sepanjang 3000 meter dan pengadaan kursi kantor Sebanyak 55 buah dan peningkatan penerangan lampu jalan Sebanyak 110 unit,dan pengadaan jambang keluarga sebanyak 56 unit, perogram rumah layak huni Sebanyak 14 unit.melalu anggaran dana desa.

Inovasi membangun dan pemberdayaan masyarakat serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat , juga di kordinasikan ke pemerintah kabupaten,hal ini terbukti dengan adanya anggaran APBN yang dialokasikan untuk bantuan rumah layak huni Sebanyak 25 unit untuk warganya.

Jadi” total bantuan rumah layak huni warga kami mendapatkan sebanyak 39 unit.ujar kades
Sementara untuk perogram desa tanggap covid-19 , melalui kegiatan penyaluran bantuan langsung tunai BLT-DD , Sebanyak 87 kepala keluarga KK, yang menerima , sesuai hasil pendataan.pungkasnya sambil berharap semoga bantuan tersebut dapat digunakan dengan baik dan meringankan beban masyarakat.kuncinya (target tuntas/SA).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button