Sulsel

FERDINAND, RESPON INOVASI MEMBANGUN DAN PEMBERDAYAAN WARGA DESA

Pemerintah kecamatan tinondo, terus berupaya keras, untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan desa melalui sektor pertanian upaya yang dilakukan untuk menopang pendapatan ekonomi, serta meningkatkan pendapatan badan usaha milik desa , seperti halnya yang terus dilakukan Ferdinand palumpun kepala seksi pemberdayaan masyarakat dan desa (kasi PMD) kecamatan tinondo.

Nuansa inovasi membangun dan pemberdayaan Ferdinand kasi PMD’ memiliki sepak terjang dan kerja nyata di gandeng melalui beberapa agenda “koltim membangun” Ferdinand kasi PMD’ pro aktif , sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat wilayah desa.
terus dilakukan melalui peningkatan dan penguatan ekonomi di lingkup desa secara menyeluruh dan merata, gagasan dan inovasi pemberdayaan, terus berkomunikasi bersama pemerintah desa untuk meningkatkan dan menguatkan pendapatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, baru baru ini berbagai jenis bibit benih tanaman pertanian ikut di programkan diantaranya benih jagung dan padi serta bibit tanaman kopi.

Selain itu, Ferdinand , turut andil (pro aktif) membantu pemerintah desa dalam hal kegiatan pembangunan, demi kemajuan desa dan kepentingan masyarakat.

Di tanyakan soal program kegiatan kerja tahun 2020,,,(Red)?. Feerd’ menjelaskan saat ini kembali memfokuskan dan menggenjot, dua program yaitu peningkatan perputaran pendapatan ekonomi desa, melalui badan usaha milik desa “BUMDES” dan mengikutsertakan
penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian, sambil membatu pemerintah desa setiap kegiatan musyawarah desa ( musde), serta mendukung program desa sehat dan, perogram desa terang, melalui pengadaan lampu jalan PLTS.dan program desa tanggap covid-19 , dengan tiga skala prioritas.

Ferdinand palumpun, yang akrab di sapa dengan panggilan Feerd, secara stimulus selalu melakukan pemberdayaan masyarakat dan desa serta melakukan respon pelayanan prima terhadap 11 desa yang ada di wilayah kecamatan tinondo kabupaten Kolaka timur propinsi Sulawesi tenggara ( SULTRA)

Di selah-selah perbincangan Ferdinand palumpun ‘menyisihkan Kisah perjuangannya kalah itu ,sejak tahun 1996 diakuinya melanjutkan pendidikan , sambil bertani. sejak itu saya sekolah sambil bertani, Karena saya memang hobi bertani.tandas feerd, saat di jumpai di kediamannya, Minggu siang (9/8/2020).

Lanjut, dikabarkan Ferdinand menjabat sebagai kasi PMD kecamatan tinondo, sejak tahun 2018.
Kuncinya. (Supriadi buraerah/target tuntas).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button