Sulsel

Usut tuntas kong-kalikong BLT DD tawatawaro, munculkan fakta upah pekerja TA,2017

Kotim – targettuntas online – Bantuan langsung tunai BLT-DD , salasatu bantuan yang bersumber dari anggaran dana desa DD , yang di peruntukkan bagi warga yang terdampak bencana non alam atau covid-19.
Berdasarkan aturan yang telah ditetapkan.
Serta pendataan yang dilakukan oleh RT , KADUS atau relawan covid-19, yang di dampingi oleh pihak BPD, data calon penerima BLT DD, tentu melalui ferivikasi dan validasi data,agar tidak terjadi penerima bantuan yang dobol.(ganda).

Sangat tidak di benarkan kepala keluarga KK Penerima BLT-DD berbenturan, atau juga menerima bantuan ,PKH, BPNT. Hal ini yang dikatakan dobol, dan jelas melanggar aturan dan regulasi .

Namun ironisnya , di desa Tawa-tawaro , kecamatan tinondo, kabupaten Kolaka timur, propinsi Sulawesi tenggara SULTRA.
Wartawan media ini, telah menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah desa, sekitar 10, kk penerima BLT DD juga diduga menerima BPNT, dengan KK yang sama.(dobol/ganda). pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah desa Tawa-tawaro, kini jadi perbincangan hangat di tengah pademik covid-19.ada dugaan kong kalikong , bahkan di duga saat melakukan pendataan tidak melibatkan RT,Kadus, dan BPD.

Peraturan tentang penyaluran bantuan langsung tunai BLT-DD, suda sangat jelas sesuai di dalam surat edaran dan tentu sudah di baca oleh seluruh pemerintah desa, tentang surat keputusan KEMENDES & PDTT masing-masing bernomor , 1261/PRI /1V/2020 tgl 14 Apri 2020 tentang penggunaan dana desa untuk pencegahan covid-19 ,padat karya tunai (PDKT) , bantuan langsung tunai BLT-DD, SK bernomor 6 tentang penggunaan dana desa tahun 2020 dan SK bernomor 12/PRI.001V/2020 serta sejumlah penegasan-penegasan dari pihak pemerintah kabupaten , dan pihak PMD serta pihak kecamatan tentu telah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh kepala desa sebelum pendataan dan penyaluran di langsungkan hal ini di lakukan bertujuan agar semua kegiatan pemerintahan desa sesuai regulasi , dan di harapkan tidak melanggar aturan yang telah di tentukan berdasarkan keputusan KEMDES & PDTT.(red).

Sesuai dengan tanggapan H.AHMAD S.Pd camat Tinindo, saat di konfirmasi seputar di temukannya’ dugaan pelanggaran penyaluran BLT-DD desa TAWATAWRO, “aduh, kenapa bisa begini padahal sebelumnya telah di lakukan rapat koordinasi sebelum pendataan di lakukan dan tentu seluruh pemerintah desa mengatahui kalau hal seperti ini sebuah pelanggaran, (penerima BPNT juga menerima BLT, dobol). singkatnya.(15/8/2020).

Terpisah ‘Sumber lain menyebutkan , ada apa dengan pihak yang berkompeten(pengawasan) kenapa.? saat penyaluran BLT-DD berlangsung pada tanggal 14/8/2020 hanya di hadiri oleh satu orang dari pihak PMD kecamatan (Rusman S , pendamping desa pemberdayaan) sekertaris desa , Kepala desa.

penyaluran BLT-DD berlangsung sampai selesai, tidak di hadiri oleh ketua BPD, kalau anggota BPD ,memang hadir tiga orang anggota BPD, namun ketiganya juga merupakan penerima BLT ‘Ujarnya sambil meminta untuk menelusuri pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2017, hususnya untuk pembayaran upah pekerja.

Masih sumber yang sama , terkhusus untuk pembangunan derenase tahun anggaran 2017 sepanjang 205 meter , untuk pembayaran upah pekerja hanya di keluarkan Rp.90.000′ / meter. Tentun jumlah pembayaran upah pekerja yang di bayar secara keseluruhan hanya sebanyak Rp.18.450.000′ sedangkan upa pekerja yang seharusnya di keluarkan sesuai papan anggaran dan RAB ,sebesar Rp.32.405.000′
Sama halnya untuk pembangunan sekolah pendidikan usia dini PAUD , untuk upah pekerja sebesar Rp.89.110.000′ sesuai juga dengan RAB.
Dan untuk insentif, tim pelaksana kegiatan (TPK)
Sebesar Rp.12.518.000′ lanjut di katakan kuat dugaan pihak pemerintah desa telah Merakupe anggaran untuk upah pekerja dan insentif TPK.
Hal ini perlu juga di pertanyaan kepada bendahara desa , sistem atau metode pembayaran upah pekerja , sistem yang di terapkan seperti apa, karena kuat dugaan ada permainan pembayaran upah pekerja yang di nilai tidak transparan.ujar sumber , dengan meminta tidak di publikasikan jati dirinya, namun mengaku mengetahui seluruh rincian anggaran dan pembangunan infrastruktur bahkan semua rincian anggaran dan kegiatan 11 wilayah desa SEKECAMATAN TINONDO tahun anggaran 2017 turut di ketahui secara Riel , bahkan jika di mintai keterangan dirinya siap untuk memaparkan , kapan dan dimana saja.ujarnya
Saat di temui di lingkungan kecamatan tinondo
(Kamis, 24/8/2020).
Menelisik lebih jauh sesuatu kurang sedap membubuhi teliga ,terdengar sehari setelah di temukan dugaan pelanggaran penyaluran BLT-DD di desa TAWATAWRO . kicauan dan rintihan terdengar ,dari mulut warga desa TAWATAWRO
Hampir semua warganya yang merupakan kerabat dan keluarga Kades , membenarkan dan membelah apa yang dilakukan oleh pemerintah desa tawatawaro, dengan menuding wartawan dengan perkataan yang tidak senonoh, seperti halnya ANSAR(52 tahun).di duga telah keliru tentang tugas dan propesi ke-wartawanan.(pers)
ia, ANSAR, salasatu warga setempat yang juga merupakan penerima bantuan BPNT dan juga ikut menerima bantuan BLT-DD.(dobol).

Sesuai pengakuan sumber yang meminta tidak di publikasikan jati dirinya, namun siap menjadi saksi atas apa yang di ucapkan, oleh ANSAR

Lanjut sumber menyebutkan “ANSAR”mengatai wartawan dengan perkataan yang tidak senonoh ,(wartawan tidak ada benarnya).
Masih sumber yang sama dengan bahasa daerah Bugis”Makkadai “ANSAR” agaro wartawan ngeee, mapasala-salammi najama mengacau”.(wartawan kerjanya tidak benar hanya jadi pengacau). Ujarnya saat ditemui (25/8/20) sambil menunjukkan lokasi saat mendengar perkataan,ANSAR.

Repotasi dan tugas mulia yang sangat di junjung tinggi, seorang wartawan ,serta tanggung jawab, tentu merupakan ciri khas wartawan Indonesia (kewartawanan).”supriadi buraerah” wartawan media ini membantah keras dan tidak menerima atas apa yang di ucapkan ANSAR, dengan dasar rasa penasaran atas tudingan tersebut , maksud dan tujuan ANSAR mengatai wartawan harus di luruskan,dan hal ini jelas telah menciderai dan mencemarkan nama baik , karena lembaga pers merupakan salasatu lembaga formal , tentang publik yang di lindungi oleh undang-undang kebebasan Tetang pers dalam pengawasan dan pemantauan kinerja pemerintah , serta tentang keterbukaan publik / informasi

Wartawan media ini berusaha/ berupaya mencari keberadaan ANSAR, untuk melakukan kelarifikasi cek and ricek ,tidak butuh waktu lama sekitar 6 jam kemudian , keberadaan ANSAR diketahui dan di kabarkan berada di lingkungan perbatasan desa tawarombadaka dan desa tawatawaro.

Tepat malam Rabu pukul 11.47 (25/8/2020) ANSAR, yang di sebut-sebut mengatai wartawan berhasil di konfirmasi dan di temui , tanpa spekulasi ANSAR yang tengah tidur diatas pondok, di area persawahan miliknya, di upayakan di bangunkan dan di konfirmasi oleh awak media ini secara profesional ,santun , sopan , dan tegas., perbincangan di langsungkan secara , tatap muka, di tengah keheningan malam yang gelap gulita, di saksikan oleh tuhan yang maha kuasa.

Awak media ini, melangsungkan pertanyaan.
1.Assalamualakum warahmatullahi wabarakatu? 2.tolong di jelaskan apa betul kita pernah mengatakan ‘ wartawan kerjanya cuma bikin salah dan mengacau ,Tunjukkan Dimana saya mengacau, dan ,kapan saya mengacaukan saudara?
3.Atas dasar apa sehingga kita menuding wartawan dengan perkataan yang tidak senonoh.?
4.Alat ukur apa yang kita pake.?
Benar atau tidak, ?
5.Pertanyaan wartawan kepada AN.

Alhasil ANSAR Tidak dapat mengelak, dengan tegar, ANSAR menjawab dan mengakui kesalahannya.(hilaf). lanjut ANSAR menjelaskan
saya memang pernah mengatakan, karena ada katanya beritanya BLT-DD kita muat di media jawab “ANSAR” sambil menyentil karena pak desa sedang marah.” Masyaikki pak desa Lo” namun saya tidak bermaksud untuk menyepelekan propesi wartawan, mungkin karena saya sedang emosi ,dan saya belum mengetahui apa isi beritanya,kalah itu dan tidak ada sama sekali unsur lain, setelah saya mengetahui kalau penerima BPNT tidak di benarkan menerima bantuan BLT-DD, itu memang merupakan pelanggaran,kades.pungkasnya

Jelas, sebagian masyarakat masih keliru tentang penyaluran BLT DD, yang melanggar dinilai benar , yang benar di nilai mengacau.?(Red).

Pentingnya sosialisasi,dan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kekeliruan, tentu membutuhkan peran aktif pemerintah dalam meningkatkan nilai moral, dan menjaga keharmonisan dan kearifan lokal, yang ada.
Agar menghadirkan kesejahteraan , ketentraman serta, masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan langsung tunai BLT-DD.agar tepat sasaran, sesuai dengan aturan yang telah di tentukan, oleh kementerian desa KEMENDES & PDTT.

Pasalnya penyaluran bantuan langsung tunai BLT-DD , harus berdasarkan aturan dan regulasi
Bukan berdasarkan kemauan kepala desa.

Jika” berdasarkan aturan dan regulasi ,tentu bagi kepala keluarga penerima (KPM ). BPNT, PKH, BST. Tidak lagi di berikan bantuan BLT-DD.

Jika” berdasarkan kemauan kepala desa ,ada kemungkinan, hasil pendataan tidak dilakukan ferivikasi dan validasi data,alias kong-kalikong.

Dan penyaluran bantuan langsung tunai BLT-DD pasti secara merata, dan menyeluruh.namun hal ini pasti akan di temukan pelanggaran.

Sebelumnya telah di beritakan terkait BLT DD Tawa-tawaro dilansir dari media www.kwnews.co.id. terbitan tersebut juga merupakan hasil liputan awak media ini ,dengan judul data penerima BLT DD Tawa-tawaro melanggar aturan 10 kk menguatkan bukti.

Kembali Diharapkan kepada semua pihak yang berkompeten agar ,mengusut tuntas , dugaan pelanggaran penyaluran bantuan langsung tunai BLT-DD, yang terjadi di wilayah desa tawa-tawaro.serta mengusut adanya pelanggaran pembayaran upah pekerja bangunan tahun anggaran 2017-2020.Pungkasnya. liputan
& penulis Supriadi buraerah).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button