Sulsel

Mengancam Keselamatan Warga Desa Iwoimea

Sultra, targettuntas.co.id – Ruas jalan poros desa iwoimea, kecamatan tinondo, kabupaten Kolaka timur ,propinsi Sulawesi tenggara (SULTRA).
Secara visual ambruknya bahu jalan dan jebolnya lantai jembatan hal ini sangat mengancam keselamatan jiwa, maka perlu adanya perhatian pemerintah dan pembangunan.

Sejumlah sumber yang berhasil di sadap awak media ini, ambruknya bahu jalan di akibatkan curah hujan tinggi saat itu, sedangkan jebolnya lantai jembatan, diakibatkan pernah di lintasi alat berat secara langsung.

Terpisah sebut sumber yang tidak ingin di publikasikan jati dirinya” ia, kalau itu jalan pak, ambruk sedikit demi sedikit, suda berlangsung lama, tapi kali ini sudah sangat parah, karena mencapai sekitar 10 meter , setiap musim hujan pasti ambruk , kalau saya tidak salah pihak pemerintah desa, sudah ada rencana untuk perbaikan.karena memang itu jalan setiap ambruk pasti ada warga yang menyampaikan ke pihak pemerintah desa, setiap di sampaikan pihak pemerintah desa, selalu hadirkan solusi secara lisan namun belum pernah di tindaklanjuti dengan perbaikan atau pembangunan padahal awalnya tidak begitu parah, cuma sekitar 3 – 5 meter yang ambruk, sama juga itu jembatan awalnya cuma satu titik yang jebol,kini sudah dua titik yang jebol. Jika keduanya di diamkan pasti akses jalan dan jembatan akan terputus.

Masih sumber yang sama, jembatan , awalnya setelah di lintasi alat berat , mungkin pengaruh getaran,mulai berlobang satu lobang (jebol), saat itu langsung saya sampaikan Kepihak pemerintah desa, bagaimana kalau secepatnya di tambal itu yang jebol,tapi entah kenapa sekarang sudah dua titik yang jebol belum juga ada perbaikan.cetusnya dengan nada harap.

Fasilitas jalan dan jembatan sangat di butuhkan bagi warga yang berpemukiman di wilayah tersebut.pasalnya..?(Red).

Ruas jalan poros desa iwoimea merupakan jalan alternatif satu satunya untuk Menuju pusat perkantoran ,pusat pendidikan ,pusat perbelanjaan ,pusat pelayanan kesehatan ,lebih lagi ambruknya bahu jalan dan jebolnya lantai jembatan dapat mengancam keselamatan jiwa.

Sesuai pengakuan penggunaan jalan yang di temui di lokasi desa iwoimea, mengungkapkan sedikitnya 10, pengendara roda dua yang di kabarkan hampir mengalami kecelakaan saat melintasi jalan dan jembatan . lanjut sumber menambahkan dan mengingatkan, kepada awak media ini (24/8/2020).

Hati-hati pak di depan ada jembatan dan jalan yang bisa memicu kecelakaan, “ujarnya” sambil menceritakan kronologis seputar peristiwa 10 orang pengendara roda dua yang hampir mengalami kecelakaan di lokasi jembatan dan jalan.

Usman Ambo Sakka (Kades). Yang berusaha di konfirmasi seputar ancaman keselamatan warganya,(jalan ambruk dan jembatan jebol).
Kades bersama seluruh perangkat desa sedang tidak ada ditempat, (di kantor ).

Pak desa sedang tidak ada lagi keluar , sedangkan para perangkat memang tidak ada yang masuk berkantor hari ini, mungkin ada acara pertemuan di kecamatan pak, ujar sumber yang di temui di lingkungan kantor desa iwoimea.

Lanjut di tanyakan kapan pulang pak desa ‘,,,?
Diakuinya’ kami tidak tahu. Pungkasnya.

Terpisah warga setempat yang ditemui di lokasi desa iwoimea memaparkan ” Diperkirakan membutuhkan biaya ratusan juta rupiah untuk pembangunan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan , semoga segerah ada tindak lanjut dari pihak pemerintah sebelum menelan korban, namun di upayakan akan di kerjakan tahun anggaran 2021, dan akan di usulkan saat musyawarah desa (musde). pungkasnya
(Supriadi buraerah).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button