Daerah

Guru SDN 249 Batu Palla Tetap Patuhi Protokol

Sinjai, targettuntas.co.id. Covid-19 Salasatu fenomena bencana yang mendunia, semua sektor peradaban manusia, mulai dari kota sampai pelosok desa. Diperhadapkan dengan situasi yang sangat luar biasa dengan adanya virus covid-19.

Salasatu dampak covid-19 terkhusus dilini pendidikan, pembatas aktifitas belajar mengajar turut di berlakukan, dengan menerapkan dua sistem daring dan luring (dalam jaringan dan luar jaringan). merupakan upaya pemerintah dalam memerangi pencegahan penyebaran covid-19. Siswa dirumahkan, namun aktivitas belajar mengajar tetap dilangsungkan melalui daring (online) dan luring.

Sejumlah tenaga pendidik yang di temui seusai melakukan interaksi dirumah siswa.
Dilengkapi dengan protokol kesehatan.

Sekolah dasar SD NEGERI 249 BATU PALLA yang terletak di dusun Coddong desa saotanre kecamatan Sinjai Tengah kabupaten Sinjai.

Meski sekolah tersebut terletak di daerah terpencil, namun tetap menjaga amanah dan menaati aturan Kemendikbud,adapun tambahan jadwal tugas sesuai aturan di terima dengan lapang dada dan diemban dengan baik. Tercatat dari 13 tenaga pendidik turut aktif sesuai tugas masing-masing.

Sementara itu kepala Sekolah, Rahmatia A,S.Pd, saat di temui bersama beberapa tenaga pendidik mengungkapkan mulai dari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) sampai memasuki tahap pembelajaran, hanya satu sistem yang dapat kami terapkan,yakni luring (luar jaringan).
Sabtu (25/7/2020).

Hal senada di ungkapkan Alimin (guru).
Selain kondisi jaringan yang kurang mendukung siswa siswi juga memiliki keterbatasan alat elektronik (HP). namun pihak kami setiap hari selalu hadir untuk memberikan teori pembelajaran dengan manyambangi rumah siswa, ujarnya.

Diperkirakan jarak sekolah dengan rumah siswa paling jauh kurang lebih 5 km.
Sedangkan jumlah siswa secara keseluruhan sebanyak 107 orang,dan untuk siswa baru sebanyak 14 orang.

Menelisik lebih jauh, halaman sekolah membutuhkan paping blok dan pagar beton. “jika musim hujan kondisi halaman sekolah berlumpur dan berefek sampai di ruangan kelas, ungkap Ibram. (Supriadi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button