Daerah

Kades Talle sterilkan 1.400 Rumah Warga

SINJAI, targettuntas.co.id. Desa Talle salasatu wilayah status bebas covid19, di tangan sang laider tangguh
Ir.abd Rajab kepala desa talle, kecamatan Sinjai Selatan , kabupaten Sinjai, propinsi Sulawesi Salasatu sosok kepala desa yang sangat aktif memerangi percepatan pencegahan covid19.


Hal ini terbukti berkat kedisiplinan, ketegasan, kebijakan,dan kejelian melihat situasi serta cepat respon sesuai instruksi, himbau pemkab Sinjai. Dalam hal penanganan percepatan pencegahan covid19.

Desa Talle yang terdiri dari 8 (delapan) dusun dengan jumlah penduduk sesuai data statistik 5.800 jiwa dan sekitar 1.400 rumah warga, sejak adanya bencana non alam, (covid-19) jumlah rumah tersebut sempat di sterilkan, sesuai arahan pemkab Sinjai, dengan menggelar kegiatan penyemprotan cairan disinfektan secara keseluruhan, selain rumah warga, sejumlah tempat umum yang ada di wilayah desa Talle turut di semprot secara rutin. Bahkan di fasilitas pengadaan protokol kesehatan.

Sebelum kegiatan berlangsung terlebih dahulu kepala desa Talle, membentuk tim relawan tanggap covid-19 melalui musyawarah desa (musdes) tepat bulan April lalu. Sekitar 30 anggota relawan covid-19 dengan gabungan dari beberapa sektor pemerintahan termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas, serta tenaga kesehatan , karang taruna desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Pembagian tugas tim relawan covid-19 cukup teratur dan di siplin. Selain penyemprotan disinfektan, pengecekan suhu tubuhpun turut di berlakukan,siang dan malam, serta pemeriksaan indentitas bagi pengguna jalan yang melintas di depan posko induk (covid19) khususnya di malam hari dan tercatat sekitar 800 penggunaan jalan roda 4 (empat) maupun roda 2 (dua) dalam waktu 24 jam, jumlah tersebut sesuai hasil rekapan tim relawan, pengecekan suhu atau alat deteksi dini.

Kegiatan tambahanpun dilakukan oleh anggota karang taruna, beserta perangkat desa yang di dampingi langsung oleh kepala desa, seperti pembersihan lingkungan pusat perbelanjaan (pasar) dan tempat ibadah, serta pembagian masker, oleh ibu PKK kepada warga setempat secara door tu dor dan di posko covid-19.

Upaya percepatan pencegahan penyebaran covid-19 tidak berhenti sampai disitu, kegiatan tetap berlanjut dengan melakukan sosialisasi dan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi peraturan, anjuran pemerintah. Jaga kebersihan,rajin cuci tangan pakai sabun.
Dan apabila keluar rumah kiranya menggunakan masker dan jika tidak terlalu penting untuk sementara tetap dirumah. Intinya jaga kesehatan rajin berolahraga, dan perbanyak berdoa.

Selain kegiatan tanggap covid-19, desa Talle juga tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur salasatunya, di dusun Sengkang dengan total anggaran, rp.90.800,000,’ sedangkan ukuran volume baguna sepanjang 250 meter, dengan sistem padat karya tunai, ini merupakan salasatu upaya peningkatan sumberdaya manusia (SDM) ditengah pademik covid-19.

Ir.abd rajab, yang di temui langsung oleh awak media baru baru ini, menjelaskan ada beberapa item perencanaan pembangunan fisik yang tertunda, dan ada pemangkasan volume bangunan, karena adanya bencana non alam atau covid19. Bahkan tahun anggaran 2020, ada perubahan anggaran, dengan rincian jumlah pemotongan pengalihan anggaran ADD sekitar 100 jt dan DD sekitar 10 jt, ini langsung terpotong oleh pusat. Selain itu, persiapan anggaran yang di alifungsikan untuk penanganan bantuan langsung tunai (BLT-DD) sebanyak 163 KK penerimah, sesuai hasil rekapan pendataan atau hasil ferivikas dan validasi data, berdasarkan 14 keriteria, secara terukur dan tepat sasaran, dengan jumlah tiga tahap penyaluran BLT DD sebesar. Penyaluran BLT DD tahap 1, 2 dan tahap ke 3,sudah rampung dan sudah selesai, ujar kades.(27/6/2020) sehari setelah penyaluran BLT DD,tahap ketiga. Supriadi buraera.

Setiap penyaluran BLT DD melibatkan pihak PMD, dan kecamatan serta pihak keamanan,
Penyaluran tahap 1, secara door tu door sedangkan tahap 2 dan tahap ke 3 di salurkan di aula kantor desa , bagi penerima yang langsia atau memiliki keterbatasan fisik, dapat di antarakan langsung oleh masing masing kadus, BPD , pihak keamanan dan PMD.

Menelisik lebih jauh, instruksi bupati sinjai Andi Seto gadista asapa, dan kadis PMD yuhadi samat,soal persiapan rumah isolasi covid19,di setiap wilayah desa.”kalau untuk rumah isolasi covid19, khusus di desa talle kami sudah siapkan. tempat (rumah isolasi) pada saat pembentukan tim relawan covid19,bulan April. sedangkan untuk teknis, sementara menunggu intruksi dari kecamatan,atau PMD.”

Dari jumlah penduduk secara keseluruhan, Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena sampai hari ini,belum ada warga talle yang terkonfirmasi pasien dalam pengawasan (PDP) apalagi terkonfirmasi positif covid19, semoga sampai wabah ini berakhir posisi desa talle tetap steril aman dan damai, saya juga turut Menghimbau segenap masyarakat agar meningkatkan kualitas kesadaran dalam beraktivitas dengan mematuhi perotokoler kesehatan. atau istilah bahasa Bugisnya salamaki to pada salama. pungkasnya.
(Supriadi buraerah)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button