Daerah

BPNT Dinilai Kurang Berkualitas HMI Sinjai Lakukan Aksi

SINJAI, targettuntas.co.id. Seiring berbagai jenis bantuan yang di glontorkan pemerintah pusat maupun kabupaten kepada warga yang layak menerima, polemik dari berbagai elemen masyarakat turut mewarnai.

Kontrovesi Penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang
melibatkan Suplayer pengadaan sembako di Kabupaten Sinjai menuai berbagai Kecaman dari masyarakat setempat, ungkap Fang iFul Kabid lingkungan hidup dan Ham Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sinjai.

Lanjut menambahkan, program sembako yang diharapkan lebih tepat sasaran,tepat jumlah,tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi dinilai tidak berjalan sesuai harapan bagi penerima bantuan yang diperioritaskan untuk masyarakat miskin bukannya dinikmati tapi malah akan menjadi penyakit,ujar Iful kepada target tuntas,(5/7/2020).

Data yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan pentingnya pengawasan terhadap pengadaan barang, bantuan dan serta penyaluran BPNT.

Kabupaten Sinjai perlu menjadi perhatian serius oleh Tim Kordinasi Dinas Sosial setempat penyaluran BNPT untuk Keluarga
Penerima Manfaat (KPM) diketahui dengan jumlah dan nilainya cukup fantastis.

Sementara itu, Arfah selaku Kabid PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sinjai menegaskan jika permasalahan ini tidak segera di tanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Bupati Sinjai Andi Seto Gadista Asapa) kami bersama teman teman
dalam waktu dekat ini akan melakukan aksi demo dikantor Dinas sosial kabupaten Sinjai.

“Kami memberikan waktu 3 hari ,

Jika Dinas Sosial tidak segera mengambil sikap tegas dalam permasalahan ini, kami akan berbondong-bondong menyambangi Pemkab Sinjai untuk meminta, keadilan,dan pertanggungjawaban
serta memberikan hasil investigasi kami untuk di proses,” ujarnya.

Menurutnya,ribuan masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut membutuhkan kepastian dan kualitas sesuai nilai,bahkan banyak penerima yang memaparkan, buruknya kualitas sembako yang distribusikan oleh suplayer. Uuntuk itu kami meminta pihak Pemkab Sinjai, agar segera mengambil sikap dan tindakan
tegas serta mengganti Suplayer yang sengaja memonopoli sisa uang rakyat, tegas Arfa.

Sementara bupati Sinjai, Andi Seto Gadista Asapa yang di konfirmasi tidak ada Jawaban.

Hal yang sama muhammad, Irfan kepala Dinas Sosial, kabupaten Sinjai turut di mintai tanggapan seputar liputan media target tuntas, juga tidak memberikan tanggapan. (Nou coment). (Supriadi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button