Sorot

PWI Pusat Beri Sanksi Organisasi Peringatan Keras PWI Sulsel

PWI PUSAT MEMINTA KETUA PWI SULSEL MENCABUT KEMBALI PENETAPAN SDR EDY BASRI SEBAGAI KETUA PWI SIDRAP-ENREKANG

MAKASSAR, targettuntas.co.id.
Sejak PWI Pusat memberikan sanksi pemberhentian sementara kepada Sekretaris PWI Sulsel, Anwar Sanusi dan Muh. Ilyas Nurdin terkait pelanggaran Kode Etik Perilaku dan Pelanggaran PD-PRT PWI. Disusul adanya kabar jika pengurus harian PWI Sulsel juga mendapatkan surat teguran keras, namun surat tersebut dinilai misteri.
Surat teguran keras PWI pusat terhadap PWI Sulsel akhirnya ditemukan.

Surat PWI pusat dengan No.827/pwi-p/LXX1V/2020. Prihal. Peringatan PWI Pusat. Tertanggal 26 Maret 2020.


Menindaklanjuti surat PWI pusat no.797-PWI-P/LXX1V/2020 tanggal 2 Maret 2020, meminta kehadiran ketua PWI Sulsel, H.Agussalim Alwi Jamu tanggal 16 Maret 2020 untuk memberikan veryfikasi sehubungan dengan adanya laporan dari wartawan-Wartawati Kabupaten Sidrap-Enrekang tanggal 25 Maret 2019 tentang hasil Konferensi PWI Sidrap-Enrekang tahun 2019, dan pengurus PWI Propinsi Sulsel tanggal 3 Januari 2020 terkait dengan tetpilihnya dan dilantiknya ketua PWI Sidrap-Enrekang Edy Basri.

Konferkab Sidrap-Enrekang yang dinilai melanggar PD-PRT PWI, dimana Ebas kartu keanggotaannya belum cukup satu tahun hingga menuai sorotan keras dari peserta Konferkab, begitu pula dengan pelantikannya.

Berdasarkan laporan dari beberapa wartawan terhadap pelanggaran PD-PRT yang terkesan dipaksakan pelaksanaan konferkab Sidrap-Enrekang.

Dari laporan Risal CS serta sejumlah wartawan ke PWI PUSAT, Akhirnya pengurus PWI Pusat menegaskan bahwa PWI Propinsi Sulsel telah melanggar PD-PRT PWI SBB:
1.Jabatan ketua PWI kab/kota berkaku syarat sudah menjadi anggota biasa sekurang-kuranhnya 1(satu) tahun PD PWI bab V pasal 25 ayat (2) huruf (a) sedangkan ketua terpilih Edi Basri belum satu tahun menjadi Anggota Biasa PWI.
2. MENUGASKAN, ketua PWI Propinsi Sulsel mencabut kembali penetapan Ade, Edy Basri sebagai ketua PWI Sidrap-Enrekang.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, dengan ini PWI pusat memberikan SANKSI ORGANISASI kepada PWI Sulsel berupa peringatan keras.

Sementara, Risal cs terkait adanya peringatan keras PWI pusat terhadap PWI Propinsi Sulsel.

Risal meminta kepada PWI pusat kiranya menegakkan aturan PD-PRT, dan semoga ketua PWI Sulsel  mencabut kembali SK yang dikeluarkannya sesuai permintaan PWI pusat, ujarnya dengan nada  berharap.

Begitu pula dengan rekan rekan wartawan yang ikut menyoroti pelanggaran PD-PRT PWI merasa legah dengan adanya surat peringatan keras PWI pusat, ia berharap kiranya PWI pusat menegakkan aturan baik itu Kode Etik prilaku, KEJ  serta PD PRT PWI, kilahnya. //TT

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button