Hukum

Mahkamah Agung RI Tolak Kasasi JPU Kejati Sulsel, Zugito Legah

K

MAKASAR, targettuntas.co.id. Perjalanan panjang persoalan hukum H. Zulkifli Gani Otto, terhadap dugaan korupsi komersialisasi gedung PWI Sulsel, telah mendapatkan kepastian hukum. Sejak bergulirnya perkara hukum Zugito panggilan sapaannya di meja hijau Pengadilan negeri Makassar hingga di vonis bebas oleh Hakim PN Makasaar. Namun berbuntut ke Mahkamah Agung RI, sebab JPU menyatakan Kasasi. Namun akhirnya Sugito dinyatakan bebas setelah MA menolak Kasasi JPU Kejati Sulsel.

Zugito mantan Ketua PWI Sulsel dua periode yang kini menjadi pengurus PWI pusat merasa bersyukur dengan adanya putusan MA menolak kasasi JPU Kejati Sulsel. Zugito juga mengaku merasa legah, dengan perjuangan panjang dan begitu banyak pengorbanannya, namun ia berterima kasih banyak kepada rekan wartawan yang terus memberikan semangat hingga permasalahan hukumnya mendapatkan jawaban kepastian hukum dimana MA RI menolak kasasi JPU Kejati Sulsel. Namun perjuangan yang melelahkan ini kata Zugito begitu berat, sebab menjaga integritas, wibawa dan martabat PWI, apa jadinya jika dirinya kalah terbukti korupsi, baik secara diri pribadinya dan juga organisasi PWI yang ikut tercoreng. Alhamdulillah, berkat dia teman teman yang dijabah oleh Allah SWT sehingga dirinya bebas murni urai Zugito.

Upaya hukum kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel dalam perkara komersialisasi gedung PWI yang sebelumnya mendudukkan terdakwa mantan Ketua PWI, Zulkifli Gani Ottoh ditolak Mahkamah Agung (MA) RI.

Pengacara senior, Faisal Silenang yang juga merupakan kuasa hukum Zulkifi Gani Otto atau Zugito mengungkapkan hal tersebut. Dimana menurutnya Informasi tersebut didapatinya melalui penelusuran perkara melalui website resmi Mahkamah Agung.

“Ternyata upaya kasasi JPU Kejati Sulsel ditolak Mahkamah Agung. Saya dapati itu melalui penelusuran di web Mahkamah Agung. Lewat Sistem Informasi (SIPP) Mahkamah Agung,” kata Faisal Silenang, Kamis (23/4/20).

Menurutnya, mantan Ketua PWI 2010-2015 yang sebelumnya divonis bebas murni atau visprak dalam sidang tingkat pertama di Pengadilan Negeri Makassar memang sudah cukup jelas. Hanya saja, karena JPU perkara ini tidak puas maka mereka mengajukan kasasi.

“Saya pikir dengan ditolaknya kasasi JPU ini, makin memperkuat fakta bahwa segala tuduhan JPU tidak terbukti, ” ucap Faisal Silenang saap karibnya Ical.

Terpisah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Sulsel, mengatakan baru mengetahui soal putusan tersebut. Hanya saja menurut Idil, sejauh ini pihak JPU belum menerima salinan putusan perkara tersebut.

“Saya juga baru tahu informasi itu. Sejauh ini kita belum terima salinan putusannya dari Mahkamah Agung,” tutupnya.(Jay/tt)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button