Kriminal

Aksi Unjuk Rasa Warga Desa Sengka Ditengah Wabah Virus Covid-19

Kades Sengka Bohari, S.Pd Aniaya Anak Dibawah Umur.

GOWA, targettuntas.co.id. Haeruddin pemuda Gowa yang juga insan pers serta sejumlah warga masyarakat desa Sengka menyeroti sikap Kepala Desa Sengka, Bohari, S.Pd Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa, Sulsel main hakim sendiri.

Perbuatan penganiayaan yang dilakukan kades Sengka berujung pada laporan polisi sehingga Kades Sengka Bohari dijadikan tersangka terhadap penganiayaan anak dibawah umur.

Buntutnya, ditengah wabah pandemi corona Warga Desa Sengka bukannya mengikuti himbauan pemerintah untuk tetap berada dirumah saja melainkan melakukan aksi berkumpul dengan jumlah banyak.

Tentu hal itu mengundang reaksi keras dari aparat hukum, sebab hal tersebut merupakan bentuk ketidakpatuhan pemerintah Desa untuk mengawal warganya agar tidak berkumpul, malah seolah-olah warga terprovokasi sesuai video yang beredar.

“Seharusnya warga dihimbau untuk tetap dirumah bukannya berkumpul lalu diajak ke Polres, ini menjadi contoh yang buruk apalagi ditengah situasi seperti ini kita di himbau untuk lebih baik berada dirumah,”Ujar Haeruddin kepada awak media, Jumat (17/04/20).

Video yang berdurasi 0.29 detik itu terlihat warga berkumpul lalu seorang orator berteriak. Pengambilan video diduga terjadi pada Hari Kamis (16/04/20) pagi sesuai jadwal pemeriksaan Kepala Desa Sengka sebagai tersangka atas kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur.

“Oratorpun dengan nada keras seakan mengajak warga, Bersedia‚Ķ bersedia untuk ditahan semuanya lalu mengajak warga untuk siap-siap menuju Polres Gowa.

Apabila kepala Desa Sengka di tahan dan tidak dibebaskan maka kita akan bersedia ditahan di Mapolpolres semuanya,” teriakan dan ajakan orator yang berapi api itu disambut siap oleh warga yang ikut hadir dalam aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kabar perkembangan di tersangkakannya Kepala Desa Sengka Bohari atas dugaan kasus tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur belum ada konfirmasi dari pihak Kepolisian. //hrd.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button