Barru

Oknum Wartawan Kebakaran Jenggot Manakar Dirinya

Wartawan Sorot Oknum Wartawan Pahlawan KesianganOknum Wartawan Sebaiknya Magang Dulu Baru Jadi Wartawan

BARRU, targettuntasOnline. Setelah beberapa kali media Targettuntas Online menyoroti mafia proyek disejumlah proyek yang diduga keras bermasalah di kabupaten Barru, Sulsel, ternyata menuai sorotan dan kritikan di sejumlah oknum wartawan yang bertugas di Barru.


Bukannya menanggapi terhadap adanya mafia proyek di Barru yang sarat KKN tetapi mereka (oknum wartawan) malah kebakaran jenggot terhadap berita yang dipublikasikan media online TT, termasuk pekerjaan peningkatan Jalan Cilellang-Cengkengnge yang menggunakan APBD hingga miliaran, begitu pula jalan Beton Lappa Lona, bahkan kontraktor nakal ini masih terus melenggang.


Jika oknum wartawan yang diduga peliharaan ini sibuk menanggapi pemberitaan media online TT, padahal semestinya mengklarifikasi dan menguji kebenaran informasi bukan menjadi pahlawan kesiangan seakan menjelek jelekkan media TT dengan berbagai alasan seperti bermaksud mengecek kebenaran/keabsahan media TT di dewan pers, bahkan ada yang menganggap media TT abal-abal.
Pernyataan pernyataan oknum wartawan di Barru terhadap sorotan media TT, termasuk berita, “Prilaku buruk Bupati”, dianggap berita tidak abjektif, padahal semestinya oknum wartawan ini mengklarifikasi kepada media online TT, jika berita tersebut tidak ada kode penulisnya, terhadap kebenaran berita apakah benar Bupati bersalaman dengan wartawan TT, dimana masih menggenggam pulpen. Hal itulah membuat wartawan TT menulis Prilaku bupati buruk, secara adat, bagaimanapun kesibukan Bupati menandatangani berkas yang masuk diruang kerjanya, saat ada tamu yang hendak bersalaman sebaiknya menanggalkan polpennya dulu baru bersalaman.


Tanggapan miris oknum wartawan di Barru menilai hal tersebut, “seharusnya Kadis Keuangan yang dipanggil bukan Kadis PU, karena harusnya bukan pulpen yang melekat ditangan kanan, tetapi harusnya ANU ANU putih dilipat dan ada isinya”, kata Mirwan di percakapan Wa groupnya Humas dan Jurnalis Barru.
Bahkan dianggap tulisan media TT Seperti sakit hati.


Sekadar diketahui bahwa wartawan dalam melaksanakan tugas profesinya dilarang keras menerima ANU ANU amplot sesuai PD PRT PWI, ini artinya diduga oknum ini menakar dirinya KUHP [Kalau Ada Uang Habis Perkara) dan boleh jadi prinsip kerjanya ABS (Asal Bapak Senang), sebaiknya anda magang dulu baru jadi wartawan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button