Barru

Rapat Dengar Pendapat antara DPRD Barru dengan PT Conch

Barru – targettuntas online – Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barru mengelar rapat dengar pendapat antara pemerintah Kabupaten Barru khususnya Dinas Lingkungan Hidup Barru, dengan PT Conch Barru Yang digelar di Aula Rapat Kantor DPRD Barru lantai 2 Jln Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Kamis (06/02/2020) dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, bersama jajarannya dan Camat Barru serta sejumlah anggota DPRD Barru

Dalam Raat dengar pendapat, perdebatan anggota DPRD Barru dengan PT Conch cukup alot tentang pembahasan Izin prinship
dari Fraksi Partai Golka Drs. Syamsuddin Muhiddin, M.Si
mempertanyakan tentang persetujuan izin prinship yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Barru.
Sementara pihak PT Conch Mr.Su Shi mengatakan bahwa kami hadir disini hanya Perawakilan bukan sebagai Pimpinan.

Su Shi menjelaskan bahwa kehadiran PT Conch di Kabupaten Barru dasarnya sangat kuat karena adanya pendatangan Mou antara pemerintah Indonesia dan Pemerintah China, dan sudah mengantongi izin, kami sudah dapat izin kedua dari pemerintah pusat, PT Conch tidak semena mena melakukan kegiatan dulu, karena kami harus ikuti aturan yang ada seperti ijin prinsip dan lingkungan dan lain lain sebagainya

Sejak 2017 kami sudah mengurus perizinan di pemerintah pusat dan kami sudah mendapatkan dua izin usaha.

“Kami dari PT Conch ikut prosedur yang berlaku di Indonesia, dan seandainya tidak ada gugatan ini di Mahkmah Agung, seharusnya kami sudah berproduksi.
Lanjut Su Shi, menyampaikan bahwa kehadiran PT Conch dalam hal ini adalah benar benar mau berinvestasi di Kabupaten Barru, andai saja bukan dengan niat baik, tentu dari tahun 2017 kami sudah tinggalkan Kabupaten Barru.
Dan perlu dipahami bahwa PT Conch sudah berproduksi di Tiga daerah dengan standar Semen benar – benar Standar Nasional. Satu hal yang membuat perusahan kami masih tetap bertahan hingga saat ini karena kami selalu ingin tetap mengikuti aturan yang berlaku, dengan kata lain untuk kembali beroperasi kami harus memulai lagi dari Nol. Kata Shu Shu.//astt

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button