Sulsel

Pembangunan Kantor Camat Baraka Dipertanyakan

Bangunan kantor camat Baraka yang baru belum di fungsikan progresnya di prediksi bangunan fisiknya baru mencapai sekitar 65 persen itupun belum di tehel, wc tidak ada. Bahkan alat alat pekerja masih berserakan. Pembangunan kantor camat Baraka sejak tahun 2015 hingga tahun 2019 hingga kini belum selesa, ada apa?. Pegawai staf kecamatan dan camatnya masih menempati bangunan lama, dimana kondisinya memprihatinkan, plafonnya sudah mau ambruk’ membuat stafnya bekerja tidak merasa nyaman.

Lain halnya saat musim hujan, airnya merembes masuk ke ruangan kantor camat, yang ditakutkan saat hujan deras disertai angin kencang, tiba-tiba plafond jatuh, beruntung jika tidak menelan korban jiwa, ujarnya.

Ironisnya, ruangan kasi dan pelayanan KTP, disatukan di ruang pola lama, ruangannya sempit sehingga terasa sesat, apalagi kalau ada masyarakat melakukan foto KTP, ruangannya sempit sekali, padahal pelayanan KTP harus memiliki ruangan tersendiri ‘alatnya fital ‘ ungkapnya.

Sebenarnya pernah ada anggran 2017 untuk plamor dan plesteran, namun selama 2018-2019 belum ada lagi. Kami berharap kepada pemkab Enrekang, agar pembangunan kantor camat Baraka dipercepat supaya kami bisa menempatinya untuk memberikan pelayanan maksimal sebab masyarakat membutuhkan pelayanan prima.

Kasihan kalau ada pertemuan desa dan lurah’tempatnya sempit, ruang pola selama ini di fungsikan untuk para staf’ paparnya. (ani hasan ),

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button