Barru

Pemuda Celebes Insight Barru Adakan Champing Ceria

Pemuda Celebes insight Barru laksanakan Champing Ceria
Barru – Targettuntas online – Gunung adalah bayang-bayang kehidupanPuncaknya adalah cita-cita , Lerengnya adalah usaha, Lembahnya adalah iman dan pengetahuan. Hutannya adalah anugerah, Dan kabutnya adalah cobaan, Semakin runcing sebuah gunung, Semakin sulit pula menggapai puncaknya, tapi butuh waktu yang singkat #MT.Moreno 831mdpl, itulah bahasa yang tersurat dan tersirat dari sang pemuda pendaki Gunung, sehingga terbesit dengan sebuah ide dari Pemuda Celebes insight Kabupaten Barru Sulawesi Selatan untuk melaksanakan sebuah kegiatan champing Ceria Sabtu – Minggu 30 November S/d 01 Desember 2019 yang menghadirkan pemuda / pemudi dari beberapa Kabupaten/kota diantaranya Makassar, Gowa, Takalar, Maros, Pangkep, Pare pare dan Sidrap) ikut ambil bagian pada acara Champing Ceria dengan mengambil thema
“Meningkatkan Karakter serta Moralitas Generasi Muda dengan Bercermin dari Alam” yang dimaksudkan untuk mewujudkan generasi muda yang memiliki kepahaman dan kemandirian.
Ketua panitia pelaksana kegiatan champing Ceria yang sekaligus ketua pemuda Celebes insight Kabupaten Barru wahyul Iman yang dihubungi Wartawan Target Tuntas Via Whatsapp memaparkan bahwa tujuan dilaksanakannya Champing ceriah di MT. MORENO yang terletak di Dusun Landangnge Desa Pujananting Kabupaten Barru adalah sebagai wujud kepedulian pemuda untuk menjaga kelestarian Hutan sekaligus menyambut
Moment Hari Gunung Sedunia yang jatuh tepat pada tanggal 11 Desember biasanya diperingati oleh para pendaki dan pecinta alam menjadi hari yang dijadikan titik sebagai peringatan agar semakin melestarikan dan menjaga gunung, hal itulah yang mendorong kami untuk melaksanakan kegiatan Champing Ceria, karena mendaki gunung juga akan menambah wawasan tentang ilmu sosial kita. Sebab, setiap kita mendaki gunung maka kita akan selalu bertemu dan berhubungan dengan orang lain, baik dengan teman sendiri, penduduk desa atau dengan para pendaki yang mungkin kita jumpai. Kita akan belajar bagaimana bergaul, menghormati dan bersikap baik dengan orang lain, karena jika kita tidak mampu beradaptasi dengan baik, maka kita akan merasakan kerugian yang bisa langsung kita rasakan sendiri.
Lanjut Wahyul Iman menyampaikan bahwa dengan kehadiran teman teman pemuda / pemudi yang tergabung dalam Pemuda Pencinta Alam Indonesia, duduk bersama sharing dan berbagi wawasan akan pentingnya Kawasan Hutan yang dapat dijadikan Taman Wisata Alam (TWA) karena Bulu’ Moreno yang memiliki ketinggian 831 Mdpl, memiliki panorama alam yang indah sehingga dapat dimanfaatkan bagi kepentingan pariwisata dan rekreasi alam, karena pertimbangan kemudahan pencapaian lokasi luas lahan yang menjamin kelestarian potensi alam.
Selain itu Panitia juga melaksanakan kegiatan permainan Games, dan teristimewa dengan kehadiran rekan rekan pemuda/pemudi di Taman Wisata Alam Bulu’ Moreno, akan kita jadikan sebagai wahana menyatukan persepsi Berbagi rasa satu sama lain dan memupuk tali Silaturrahim Tandasnya.
Pada kesempatan yang sama Muhaemin Dwi Novandy telah mengurai suka dukanya mendaki gunung adalah mengajarkan kita untuk bersosialisasi, bekerjasama dan menjalin tali persahabatan. Oleh karena itu, setelah melakukan kegiatan mendaki gunung, biasanya kita akan merasakan tali persahabatan terjalin lebih erat daripada sebelumnya. Sebab, kita sudah melalui hidup bersama mengatasi berbagai kesulitan, tidur bersama, makan bersama, susah bersama, dan senang bersama selama berada di alam bebas.
Selain itu, kita juga akan banyak belajar tentang masyarakat desa,
Olehnya itu, sangat disayangkan jika kita hanya sekedar melakukan pendakian gunung tanpa memperhatikan lingkungan masyarakat desa yang kita temui. Kita akan kehilangan beberapa ilmu yang sesungguhnya dapat bermanfaat baik bagi kita sendiri ataupun bagi orang lain.
Lebih jauh Muhaemin Dwi Novandy bertutur kata bahwa Mendaki gunung akan mendekatkan kita kepada alam, hal ini tentu bukan rahasia lagi. Sama halnya dengan seorang pelaut yang mengatakan bahwa ‘dengan mengarungi lautan kita akan mengenal diri kita dan bisa lebih menghormati alam’. Sebenarnya hampir sama antara pelaut, pendaki gunung, bahkan penerbang. Semakin kita menjelajahi alam maka kita justru akan merasa dekat dengan alam, baik sebagai sahabat atau musuh sekalipun. Jika kita merasakan kedekatan dengan alam dan mengenal alam dengan baik, maka dengan sendirinya kita akan tahu siapakah sebenarnya kita ini….//astt

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button